AKUNTANSI DAN STANDAR AKUNTANSI KEUANGAN (Bagian Pertama)

Tujuan Pembelajaran

Setelah mempelajari bab ini, diharapkan mahasiswa dapat :

  1. Menjelaskan pengertian akuntansi;
  2. Menjelaskan pengelompokan akuntansi sektor mikro dan akuntansi sector makro;
  3. Menjelaskan mengapa standar akuntansi keuangan diperlukan dan mengenal badan penyusunan serta proses penyusunan standar akuntansi keuangan;
  4. Memahami gerakan konvergensi IFRS;
  5. Memahami IASC/IASB dan IAS/IFRS;
  6. Memahami DSAK dan SAK;
  7. Memahami keterbatasan laporan keuangan; dan
  8. Memahami tantangan akuntansi keuangan.

Masalah utama dalam kehidupan manusia adalah sumber daya ekonomi sangat langka sedangkan kebutuhan manusia bersifat tidak terbatas. Agar dapat bertahan hidup dan meningkatkan taraf hidup yang lebih baik, manusia harus pandai mengelola dan memanfaatkan sumber daya ekonomi yang terbatas secara efisien dan efektif. Manusia yang berakal budi pandai melakukan perhitungan. Akuntansi adalah salah satu moel perhitungan dan pelaporan sumber daya ekonomi yang berkembang seiring dengan perkembangan peradaban manusia. Sejarah membuktikan hanya bangsa yang pandai berhitung dan mengelola sumber daya ekonominya secara efisien, efektif dan bijak yang dapat bertahan dalam perjalanan sejarah. Terutama di abad ke-21 dimana kebutuhan manusia semakin meningkat baik kuantitas, kualitas, maupun keragamannya, maka rumah tangga, perusahaan, organisasi dan Negara perlu pandai mengelola sumber daya ekonomi, dana, dan keuangan. Agar jangan sampai terjadi: “lebih besar pasak daripada tiang”, lebih besar beban daripada pendapatan, deficit anggaran, perusahaan bangkrut, terjadinya chaos dipasar uang dan pasar modal, maupun meningkatnya persentase rakyat yang hidup dibawah standar kemiskinan, maka kita perlu memahami sistem dan metode perhitungan dan pelaporan keuangan dengan baik.Maka akuntansi adalah prasarana pokok untuk menuju kemakmuran dan kesejahteraan. Apakah akuntansi itu?

Akuntansi, Akuntansi Bisnis, dan Akuntansi Keuangan

Diduga akuntansi  telah dipraktikkan sepanjang peradaban manusia. Sejak manusia mulai mengenal cara berhitung dan mencatat, dipercaya sejak itu pula manusia telah mengenal dan mempraktikkan akuntansi dalam kehidupan sehari-hari, meskipun tentunya dalam bentuk yang sederhana.  Menurut bukti sejarah, ilmu pembukuan double entry yang lazim sekarang ini, ditemukan oleh seorang biarawan Fransiskan bernama Luca Paccioli yang ditulisnya dalam buku “Summa de Arithmetica, Geometria, Proportioniet Proportionalita” (Segala sesuatu tentang Ilmu Hitung, Ilmu Ruang, dan Perbandingan). Namun penelitian sejarah sampai saat ini telah dapat membuktikan akuntansipun telah dikenal sejak 3600SM dizaman peradaban kuno Yunani, Babilonia, Mesir, dan Tiongkok. Akuntansi berkembang sejalan dengan perkembangan peradaban manusia, terutama berkembang pesat dizaman dan dinegara dimana menunjukkan kemajuandan kemakmuran. Akuntansi dizaman modern bersemi di Eropa dan berkembang pesat di Amerika Serikat.

Memasuki akhir abad ke-20, perkembangan ilmu dan praktik akuntansi berkembang dengan sangat pesat seiring dengan kemajuan tekonologi informasi dan kehidupan perekonomian dunia yang memasuki era globalisasi. Mungkin tidakakan berlebihan bila dikatakan diabad ke-21, kehidupan masyarakat tidak akan terlepas dari masalah akuntansi, seperti halnya tidakakan  terlepas dari uang dan kebutuhan informasi. Dengan memahami akuntansi, akan banyak membantu seseorang pula untuk mencapai kesuksesan dibidang karirnya dan terutama bagi seorang pemimpin.

Akuntansi

Apakah akuntansi itu? Banyak rumusan yang diberikan oleh para akademisi dan praktisi. Salah satu pengertian Akuntansi yang dirumuskan oleh Accounting Principles Board (APB) dan American Institute of Certified Public Accountants (AICPA) pada tahun 1970 adalah sebagai berikut:

“Accounting is a service activity, its function is to provide quantitative information, primarily financial in nature, about economic entities that is intended to be useful in making economic decisions, in making reasoned choices among alternative course of action.”

Jadi APB dan AICPA menjelaskan pengertian akuntansi sebagai suatu aktivitas atau kegiatan pelayanan, yang fungsinya terutama untuk memberikan informasi kuntitatif, terutama bersifat keuangan, dari suatu entitas ekonomi dengan maksud berguna untuk pengambilan keputusan ekonomi, dalam memilih secara bijak diantara alternatif tindakan.

Bila kita memberikan rumusan pengertian berdasarkan pendekatan sistem, maka dapat dikatakan:

Akuntansi adalah suatu sistem informasi keuangan, yang bertujuan untuk menghasilkan dan melaporkan informasi yang relevan bagi berbagai pihak yang berkepentingan.

Sebagaimana kelaziman suatu sistem, akuntansi mempunyai suatu tujuan yang akan dicapai, yakni menghasilkan dan melaporkan informasi yang relevan. Sebagai suatu sistem informasi keuangan, jelas informasi yang diproses dan dilaporkan adalah yang bersifat keuangan. Sedangkan sifat dari  informasinya adalah relevan. Pengertian relevan harus dikaitkan dengan penerima laporan (siapa), tujuannya (apa), tempat (dimana), dan waktu (bilamana). Relevansi informasi berkaitan erat dengan kepentingan penerima laporan.

Mengingat penerima informasi, tujuan, tempat, dan waktu pelaporan mempakan faktor-faktor yang beragam, maka sebagai suatu sistem, akuntansi mengenai tata cara dan disiplin dalam mengelola dan mengkoordinasikan berbagai unsur-unsur dalam proses menghasilkan informasi yang beragam danrelevan. Sehubungan dengan itu, maka disiplin ilmu akuntansi mengenal pembagian bidang studi sesuai dengan obyek informasi yang harus dihasilkan dan subyek penerima laporan yang harus dilayani. (Bersambung Bagian Kedua)

Referensi :

  • Akuntansi Keuangan Berdasarkan SAK Berbasis IFRS,Edisi Kedua Buku 1, Hans Kartika,Rosita Uli Sinaga,Merliyana Syamsul, Sylvia Veronica Siregar, Ersa Tri Wahyuni.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *