Prediksi Kurs Rupiah: Terdongrak Sentimen Eksternal

KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Kesepakatan dagang antara Amerika Serikat (AS) dan China yang semakin jelas membuat kurs rupiah berbalik arah.

Pada perdagangan kemarin, Selasa (17/12),  kurs rupiah di pasar spot menguat 0,10% menjadi Rp 13.997 per dollar AS. Namun, kurs tengah rupiah Bank Indonesia masih melemah tipis 0,09% ke Rp 14.018 per dollar AS.

Ekonom Bank Central Asia (BCA) David Sumual mengatakan, nilai tukar rupiah menguat karena pelaku pasar masih merespons positif kesepakatan datang fase pertama antara China dan AS.

“Sejauh ini pasar keuangan emerging market atraktif karena yield global cenderung menurun sehingga aset rupiah pun jadi menarik dan banyak investor asing yang masuk terutama melalui pasar modal,” jelas dia, Selasa (17/12).

Direktur Garuda Berjangka Ibrahim menambahkan, peluang rupiah melanjutkan penguatan tetap terbuka karena data ekonomi China yang menggembirakan. Kemarin, data produksi industri China periode November berhasil naik 6,2% secara tahunan. Angka ini lebih tinggi ketimbang hasil konsensus yang hanya 5%.

Selain itu, penjualan ritel di China juga naik 8%, lebih tinggi dari perkiraan sebesar 7,6%. Hal ini akan menjadi katalis positif bagi mata uang Asia, termasuk rupiah.

Ibrahim memprediksi kurs rupiah hari ini akan bergerak di rentang Rp 13.980-Rp 14.020 per dollar AS. Sedangkan David memperkirakan, nilai tukar rupiah bergerak di kisaran Rp 13.980-Rp 14.050 per dollar AS.

Sumber: Klik Disini

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *