Prediksi Kurs Rupiah: Ditopang Data Inflasi

KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Sentimen teknikal mewarnai pelemahan kurs rupiah di awal tahun ini.

Tapi, inflasi Indonesia yang rendah berpotensi mengerek rupiah kembali menguat.

Kamis (2/1), kurs  rupiah di pasar spot melemah 0,20% ke Rp 13.893 per dollar AS. Sementara, pada kurs tengah Bank Indonesia, rupiah menguat 0,04% jadi Rp 13.895 per dollar AS.

Ahmad Mikail Zaini, Ekonom Samuel Sekuritas Indonesia, mengatakan, pelemahan rupiah di awal tahun terjadi karena faktor teknikal.

Analis Monex Investindo Futures Ahmad Yudiawan menambahkan, kurs rupiah sudah menguat dalam dua pekan terakhir, maka tidak heran aksi profit taking terjadi. “Investor melepas keuntungan dulu, sambil melihat kondisi pasar selanjutnya,” kata dia.

Hari ini, Mikail memprediksi, rupiah berpotensi menguat, meski terbatas. Alasannya, inflasi tahunan yang sebesar 2,72% termasuk inflasi dalam negeri terendah satu dekade.

Ini membuat investor asing semakin tertarik masuk ke pasar obligasi. Sentimen perkembangan perang dagang juga akan mempengaruhi rupiah.

Mikail memprediksi rupiah menguat dan bergerak antara Rp 13.850-Rp 13.860 per dollar AS. Sementara, Yudiawan memprediksi, rupiah di Rp 13.850-Rp 13.925.

Sumber: Klik Disini

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *