Pengusaha Harus Bangun Pagi? Ini Alasannya

Warta Ekonomi.co.id, Jakarta –
Jangan bangun siang, nanti rezeki dipatok ayam. Demikian ungkapan yang kerap diucapkan ketika seseorang malas untuk bangun pagi.

Tetapi, tahukah Anda bahwa ungkapan itu memang benar adanya? Maksudnya, bukan rezeki kita benar-benar dipatok ayam, tetapi market kita bisa saja dicuri orang. Untuk lebih meyakini tentang pentingnya bangun pagi bagi seorang pengusaha, berikut adalah alasan bangun pagi, seperti dikutip dari infopeluangusaha.com. Continue reading “Pengusaha Harus Bangun Pagi? Ini Alasannya”

Ketidaksabaran Bisa Bahayakan Pelaku Wirausaha

Warta Ekonomi.co.id, Jakarta –
Elisabeth Yunarko yang telah lama berkecimpung di perusahaan jasa kesehatan asal Australia menyarankan pelaku wirausaha yang baru memulai atau yang telah lama berbisnis agar menghindari sikap yang dinilai bisa merugikan banyak hal.

“Mungkin yang dari pengalaman kami ini, pertama kurang sabar memvalidasi suatu asumsi,” kata Elisabeth yang juga Co-Founder dan Managing Director Spokle saat ditemui Warta Ekonomi di Jakarta, belum lama ini.

Ketidaksabaran di sini, sambung Elisabeth, saat kita mendapatkan ide di tengah jalan langsung diimplementasikan. Padahal, di sisi lain pasarnya tidak menjanjikan. Continue reading “Ketidaksabaran Bisa Bahayakan Pelaku Wirausaha”

Google dan Youtube Bakal Kena Sidang Juga?

Warta Ekonomi.co.id, Jakarta –
CEO Facebook Mark Zuckerberg pekan ini menjadi tajuk utama karena menjalani sidang selama dua hari berturut-turut untuk memberikan keterangan pada anggota Kongres Amerika Serikat mengenai kebocoran data 87 juta pengguna Facebook.

“Saya rasa dua perusahaan berikutnya yang harus ada di kursi panas adalah YouTube, divisi Google, dan yang satu lagi antara Twitter atau Reddit,” kata CTO Brainlink International, Raj Goel, dilansir dari FOX Bussiness. Continue reading “Google dan Youtube Bakal Kena Sidang Juga?”

Masih Banyak Tantangan untuk Dorong Pertumbuhan Ekonomi

Bisnis.com, JAKARTA — Meski baru saja meraih kenaikan peringkat utang dari Moody’s, pemerintah menyadari beragam pekerjaan rumah untuk mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan dan berkeadilan masih menjadi tantangan berat ke depan.

Direktur Surat Utang Negara Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Resiko (DJPPR) Kementerian Keuangan Loto Srinaita Ginting mengatakan, prinsipnya pemerintah akan terus melakukan pengelolaan APBN dan kebijakan fiskal yang kredibel dan efektif. Continue reading “Masih Banyak Tantangan untuk Dorong Pertumbuhan Ekonomi”

Menyiapkan Dana Masa Depan Lewat Investasi Saham

Bisnis.com, JAKARTA–Dalam investasi, hal pertama yang paling menarik adalah potensi keuntungan yang tinggi di atas rata-rata. Dalam lima tahun terakhir Indeks Harga Saham Gabungan [IHSG] meningkat 46% dan menjadikan saham di Indonesia menjadi salah satu pasar modal yang atraktif di dunia.

Perencana keuangan OneShildt Budi Raharjo mengatakan investasi saham cocok untuk investasi jangka panjang dan menjawab tantangan kebutuhan dana di masa depan yang lebih kompleks, sedangkan kemampuan menabung terbatas guna memenuhi kebutuhan-kebutuhan tersebut. “Selain itu, keuntungan pajak dan biaya rendah juga menjadi kelebihan instrumen ini,” kata Budi kepada Bisnis. Continue reading “Menyiapkan Dana Masa Depan Lewat Investasi Saham”

OJK: Kenaikan Peringkat Moody’s Dongkrak Pertumbuhan Industri Keuangan

OJK memandang kenaikan peringkat utang Indonesia oleh Moody’s dari Baa3 dengan outlook positif menjadi Baa2 dengan outlook stabil akan berdampak positif mendorong pertumbuhan industri jasa keuangan dan stabilitas perekonomian Indonesia.

“Peningkatan rating Moody’s akan meningkatkan kepercayaan investor untuk berinvestasi di Indonesia termasuk di industri jasa keuangan khususnya di pasar modal,” ungkap Wimboh Santoso selaku Ketua Dewan Komisioner OJK dalam keterangan resmi di Jakarta, Sabtu (14/4/2018). Continue reading “OJK: Kenaikan Peringkat Moody’s Dongkrak Pertumbuhan Industri Keuangan”

NGOBROL EKONOMI: Defisit Kenegarawanan

Hampir saban hari, ada saja ekonom atau politisi yang melontarkan “ketimpangan” neraca perekonomian dengan terminologi defisit.
Mulai dari defisit perdagangan, defisit transaksi berjalan, hingga defisit anggaran. Semuanya merujuk pada neraca yang buntung atau besar pasak daripada tiang.

Sekadar contoh, saat nilai tukar ru­piah baru-baru ini mengalami tekanan, sejumlah pengamat bilang kondisi itu terjadi akibat besarnya angka defisit perdagangan. Artinya, penerimaan ekspor tergerus oleh kebutuhan impor. Continue reading “NGOBROL EKONOMI: Defisit Kenegarawanan”

20 Bisnis Waralaba Ini Tak Perlu Modal Miliaran

Warta Ekonomi.co.id, Jakarta –
Memiliki keinginan untuk membeli salah satu bisnis waralaba, tetapi kapasitas modal tidak mencukupi untuk membeli bisnis waralaba yang harganya selangit? Berikut ini beberapa bisnis atau brand waralaba ini yang dapat Anda jadikan referensi dalam mempertimbangkan bisnis waralaba mana yang akan Anda beli. Berikut adalah bisnis waralaba dengan harga di bawah Rp1 miliar, seperti dikutip dari Waralabakan.com. Continue reading “20 Bisnis Waralaba Ini Tak Perlu Modal Miliaran”

BI Akan Atur Standardisasi QR Code

JAKARTA, KOMPAS.com – Bank Indonesia (BI) akan menerbitkan aturan penggunaan quick response code ( QR Code) dalam metode pembayaran. Aturan tersebut bakal diterbitkan pada akhir bulan April 2018 ini. Deputi Direktur Departemen Kebijakan Sistem Pembayaran BI Imaduddin Santoso menjelaskan, aturan yang akan diterbitkan bank sentral tersebut adalah terkait standarisasi QR Code. Dengan demikian, akan terwujud interoperabilitas dalam penggunaan QR Code untuk pembayaran. Untuk menyusun aturan ini, BI sudah melakukan pembahasan dengan Asosiasi Sistem Pembayaran Indonesia (ASPI). Continue reading “BI Akan Atur Standardisasi QR Code”