Presiden Jokowi kembali naikkan iuran BPJS Kesehatan, ini rinciannya

KONTAN.CO.ID – Jakarta. Mahkamah Agung membatalkan kenaikan iuran BPJS Kesehatan pada Maret 2020. Meski sempat kembali ke tarif awal, peserta BPJS Kesehatan harus bersiap membayar iuran lebih tinggi lagi.

Presiden Joko Widodo kembali menaikkan tarif iuran BPJS Kesehatan. Hal tersebut tercantum dalam Peraturan Presiden nomor 64 tahun 2020 tentang Perubahan Kedua atas Peraturan Presiden nomor 82 tahun 2018 tentang Jaminan Kesehatan.

Dalam pasal 34 perpres tersebut, disebutkan besaran iuran bagi peserta mandiri yakni pekerja bukan penerima upah (PBPU) dan bukan pekerja (BP) dengan manfaat pelayanan kelas III sama dengan besaran iuran bagi peserta Penerima Bantuan Iuran (PBI). Dimana, iuran peserta PBI sebesar Rp 42.000 per orang per bulan.

Meski begitu, untuk tahun 2020 iuran  PBPU dan BP kelas III akan dibayar oleh peserta sebesar Rp 25.500 per orang per bulan, mentara sisanya sebesar Rp 16.500 akan dibayar oleh pemerintah pusat sebagai bantuan iuran.

Continue reading “Presiden Jokowi kembali naikkan iuran BPJS Kesehatan, ini rinciannya”

Terjerat utang KTA? Lunasi dengan cara berikut ini

KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Utang Kredit Tanpa Agunan (KTA) mulai menumpuk dan mencekik keuangan Anda? Segera Anda lunasi utang KTA dengan cara berikut ini. 

Sebagian masyarakat gemar mengajukan utang KTA karena tidak perlu menyiapkan agunan atau jaminan. Selain itu, proses pengajuan utang KTA mudah dan cepat. 

Cukup banyak orang yang memanfaatkan dana KTA untuk menutupi utang kartu kredit, liburan, shopping, dan mengembangkan usaha. 

Proses yang mudah dan cepatnya pencairan dana membuat orang mengajukan KTA ke beberapa lembaga keuangan. Efeknya, mereka harus menanggung cicilan utang KTA lebih dari satu. 

Hal inilah yang membuat sebagian orang mulai kesulitan membayar cicilan utang KTA. Bila gagal bayar mereka bisa dikenakan pinalti alias denda keterlambatan pembayaran. 

Continue reading “Terjerat utang KTA? Lunasi dengan cara berikut ini”

BI catat peredaran uang kartal di masyarakat melambat

KONTAN.CO.ID –  JAKARTA. Posisi uang kartal yang beredar di masyarakat di luar perbankan dan Bank Indonesia (BI) mengalami perlambatan pertumbuhan pada Maret 2020.

BI mencatat, uang kartal yang beredar di masyarakat sebesar Rp 620,4 triliun atau tumbuh 5,9% yoy, melambat bila dibandingkan dengan pertumbuhan bulan sebelumnya yang sebesar 6,6% yoy.

“Perlambatan ini sejalan dengan hasil Survei Konsumen Maret 2020 yang menyatakan adanya penurunan proporsi konsumsi terhadap pendapatan yang dialihkan untuk disimpan,” tulis bank sentral dalam laporannya, Kamis (30/4).

Meski pertumbuhannya tercatat menurun secara tahunan, rupanya bila dibandingkan dengan posisi bulan Februari 2020, jumlah uang kartal yang beredar masih mengalami peningkatan. Bahkan, bila dibandingkan dengan Maret 2019.

Menurut catatan BI, posisi uang kartal yang beredar pada Februari 2020 sebesar Rp 608,0 triliun. Sementara jumlah uang kartal yang beredar pada Maret 2019 sebanyak Rp 585,6 triliun.

Sumber: Klik Disini

Sejumlah multifinance dan bank sudah memulai proses relaksasi kredit

KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Industri perbankan dan perusahaan pembiayaan atau multifinance sudah mulai menjalankan proses penilaian atas pengajuan relaksasi kredit bank atau pinjaman leasing sesuai kebijakan Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Kebijakan relaksasi OJK untuk tetap mendorong roda ekonomi di tengah pelemahan ekonomi dampak penyebaran Covid 19 itu tertuang dalam POJK Nomor 11/POJK.03/2020 tentang Stimulus Perekonomian Nasional sebagai Kebijakan Countercyclical dan surat edaran OJK kepada Perusahaan Pembiayaan pada awal April ini.

Kebijakan OJK itu meminta bank atau perusahaan pembiayaan untuk memberikan relaksasi atau keringanan pembayaran kredit bank atau pinjaman leasing bagi debitur atau peminjam yang usaha dan pekerjaannya terdampak langsung atau tidak langsung pandemi Corona ini.

Continue reading “Sejumlah multifinance dan bank sudah memulai proses relaksasi kredit”

Ada relaksasi kredit, bagaimana nasib perbankan?

KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Industri perbankan dan perusahaan pembiayaan telah mengikuti instruksi Presiden Joko Widodo untuk memberikkan keringan kredit kepada debitur yang terdampak perlambatan ekonomi akibat Covid-19. Hal ini sudah tertuang dalam Peraturan OJK (POJK) No.11/POJK.03/2020 tentang stimulus perekonomian nasional sebagai kebijakan countercyclical.

Kendati menjadi angin segar bagi sebagian besar debitur khususnya di segmen usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM), kebijakan semacam ini praktis membuat bank harus lebih cekatan menjaga kualitas kredit. Walau secara aturan seluruh debitur yang terdampak Covid-19 kualitas kreditnya boleh dikategorikan sebagai kredit lancar, bank tetap harus membentuk pencadangan agar tidak menjadi bumerang bagi kinerja perusahaan.

Beberapa bank mengaku, dengan kondisi keuangan saat ini sebenarnya kemampuan bank untuk menggawangi kredit masih cukup kuat. PT Bank Tabungan Negara Tbk (BTN) misalnya yang mayoritas kreditnya merupakan KPR Bersubsidi untuk masyarakat berpenghasilan rendah (MBR). 

Continue reading “Ada relaksasi kredit, bagaimana nasib perbankan?”

Analis: Rupiah berpotensi terus melemah ke level Rp 17.000 per dolar AS

KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Nilai tukar rupiah yang sudah bergerak ke atas Rp 16.000 per dolar Amerika Serikat (AS) dinilai wajar karena saat ini pasar keuangan juga sedang terguncang oleh ketidakpastian global akibat dampak dari pandemi virus corona.

Mengutip Bloomberg, Jumat (20/3) pukul 12.00 WIB, rupiah di pasar spot masih melemah 0,78% ke Rp 16.038 per dolar AS. Ini merupakan rekor terburuk rupiah sejak pertengahan Juni 1998.

Analis Central Kapital Futures Wahyu Tri Laksono mengatakan, untuk saat ini masih wajar jika rupiah melemah ke atas Rp 16.000 per dolar AS. Mengingat, pasar keuangan global juga sedang tertekan. 

“Ya mau gimana lagi jangankan rupiah, major currency, komoditas, bahkan emas juga melemah, pasar sedang memburu likuiditas, semua global memang sedang stres,” kata dia, Jumat (20/3). 

Continue reading “Analis: Rupiah berpotensi terus melemah ke level Rp 17.000 per dolar AS”

Dukung reformasi industri keuangan non bank, AAJI syaratkan 4 hal ini ke OJK

KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) tengah gencar melakukan reformasi di industri keuangan non-bank (IKNB). Terkait hal itu, Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI) mendukung reformasi tersebut sebagai upaya memajukan sektor non-bank khususnya industri dan nasabah asuransi jiwa. 

Ketua umum AAJI Budi Tampubolon berharap reformasi tersebut memuat empat hal penting dalam mendukung industri asuransi jiwa. Pertama, percepatan pembentukan Lembaga penjamin Pemegang Polis (LPPP).

Kedua, secara konsisten memberikan kesempatan industri untuk tetap tumbuh dengan tidak membatasi produk asuransi yang ditawarkan melalui kanal bancassurance. Seperti diketahui, bancassurance merupakan kanal utama industri asuransi jiwa yang telah ada sejak puluhan tahun dan dikenal di manca negara.

“Bancassurance adalah kanal nomor satu industri asuransi jiwa, kami harap kanal distribusi ini masih ada,” kata Budi, pekan lalu.

Continue reading “Dukung reformasi industri keuangan non bank, AAJI syaratkan 4 hal ini ke OJK”

Simak lima alasan kenapa penting mengatur keuangan Anda

KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Tingginya kebutuhan untuk memenuhi konsumsi rumah tangga menuntut kita memiliki perencanaan keuangan pribadi yang lebih pintar untuk menstabilkan pengeluaran dan pemasukan.

Menurut riset yang dilakukan Bank DBS di tahun 2019, total belanja masyarakat Indonesia mencapai US$ 600 miliar atau sekitar Rp 8.400 triliun di periode 2018, mengungguli negara tetangga di kawasan ASEAN, yakni Singapura, Malaysia, Vietnam, Thailand, dan Filipina.

Sayangnya, masih sedikit masyarakat Indonesia yang belum menyadari pentingnya merencanakan keuangan sesuai kebutuhan. Padahal, perencanaan keuangan menciptakan proses berkelanjutan yang akan mengurangi stres finansial, mendukung kebutuhan saat ini, dan mempersiapkan masa pensiun. 

Continue reading “Simak lima alasan kenapa penting mengatur keuangan Anda”

Ingin berutang ke platform pinjaman online? Simak dulu tips berikut ini

KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Anda suka berutang melalui platform pinjaman online? Berikut tips memilih platform pinjaman online yang aman. 

Platform pinjaman online jadi salah satu solusi masyarakat untuk mendapatkan pinjaman dalam waktu cepat. Maklum saja, platform pinjaman online itu bisa mencairkan dana pinjaman dalam hitungan jam bahkan menit. 

Selain itu, platform pinjaman online tidak meminta agunan pinjaman. Umumnya, mereka hanya meminta data identitas sesuai dengan Kartu Tanda Penduduk (KTP). 
  
Namun, sebaiknya tidak lantas tergiur dengan kemudahan serta kecepatan yang ditawarkan oleh platform pinjaman online

Anda harus tetap berhati-hati ketika memilih platform pinjaman online. Jangan sampai Anda dibuat pusing tujuh keliling karena diterror tim platform pinjaman online tersebut. 

Continue reading “Ingin berutang ke platform pinjaman online? Simak dulu tips berikut ini”

Ini sentimen yang membuat rupiah tak berdaya

KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Rupiah belum mampu bangkit dan masih terkapar di hadapan dolar Amerika Serikat (AS). Pada penutupan Rabu (26/2), mata uang Garuda di pasar spot kembali melemah 0,38% setelah ditutup di Rp 13.940 per dolar AS.

Setali tiga uang, rupiah pada kurs tengah Bank Indonesia (BI) juga terkoreksi hingga 0,52% ke level Rp 13.966 per dolar AS.

Analis Monex Investindo Futures Faisyal menilai, pelemahan mata uang Garuda masih terfokus pada sentimen eksternal. Yang paling utama adalah penyebaran virus corona di luar China. Kini, virus corona mulai menyebar ke wilayah Asia lainnya dan juga Timur Tengah. 

Di sisi lain, dari dalam negeri belum ada data ekonomi yang mampu menopang pergerakan rupiah. 

“Selama kasus virus corona masih bertambah dan ditemukan di negara lain, rasanya rupiah belum akan mampu mencatatkan kinerja baik. Terlebih jika tidak ada data atau sentimen lain yang mungkin bisa mengangkat kinerja rupiah,” jelas Faisyal kepada Kontan.co.id, Rabu (26/2).

Continue reading “Ini sentimen yang membuat rupiah tak berdaya”