Emas Kembali Naik Karena Dolar AS Merosot

Warta Ekonomi.co.id, Chicago –
Emas berjangka di divisi COMEX New York Mercantile Exchange naik pada akhir perdagangan, Rabu (23/5/2018) pagi WIB, setelah dolar AS mundur kembali dari tertinggi multi-bulan dan pasar ekuitas AS melemah.

Kontrak emas paling aktif untuk pengiriman Juni, naik tipis 1,10 dolar AS atau 0,09%, menjadi menetap di 1.292,00 dolar AS per ounce.

Indeks dolar AS, yang mengukur greenback terhadap sekeranjang mata uang utama lainnya, turun 0,06% menjadi 93,525 pada pukul 17.57 GMT. Continue reading “Emas Kembali Naik Karena Dolar AS Merosot”

Pertumbuhan Uang Beredar Rendah, Ekonomi Sulit Tumbuh

Bisnis.com, JAKARTA — Center of Reform on Economics (CORE) Indonesia memperkirakan target pertumbuhan ekonomi tahun ini sulit tercapai dikarenakan rendahnya pertumbuhan uang beredar.

Likuiditas perekonomian atau uang beredar dalam arti luas (M2) tumbuh melambat pada Maret 2018. Posisi M2 tercatat Rp5.394,9 triliun pada Maret 2018 atau tumbuh 7,5% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Namun, angka tersebut masih lebih rendah dibandingkan dengan bulan sebelumnya yang tumbuh 8,3% secara year-on-year (yoy). Continue reading “Pertumbuhan Uang Beredar Rendah, Ekonomi Sulit Tumbuh”

Pemerintah Beri Sinyal Perubahan Asumsi Makro APBN 2018

Bisnis.com, JAKARTA — Pemerintah memberi sinyal akan adanya perubahan pada asumsi-asumsi makro dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2018.

“Kami memberikan ruang terhadap perubahan, sehingga perubahan tetap bisa mendukung perekonomian,” kata Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati dalam acara Sosialisasi PP Nomor 4 Tahun 2018 tentang Kepemilikan Asing Pada Perusahaan Perasuransian, di Jakarta, Selasa (22/5/2018). Continue reading “Pemerintah Beri Sinyal Perubahan Asumsi Makro APBN 2018”

Libur Lebaran Lebih Panjang, Persiapan Uang Tunai Bank Naik

Jakarta, CNN Indonesia — Jelang perayaan Lebaran, sejumlah bank mulai mempersiapkan tambahan uang tunai untuk mengantisipasi peningkatan permintaan.

Salah satunya, PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk mengalokasikan sekitar Rp43,6 triliun untuk mengantisipasi lonjakan kebutuhan uang tunai yang diperkirakan meningkat jelang H-23 (23 Mei) hingga H+11 (27 Juni).

Angka itu melonjak lebih dari 48 persen dibandingkan persiapan uang tunai tahun sebelumnya, yakni Rp29,4 triliun. Continue reading “Libur Lebaran Lebih Panjang, Persiapan Uang Tunai Bank Naik”

Pemerintah Optimistis Kendalikan Defisit Anggaran

Bisnis.com, JAKARTA — Pemerintah masih cukup optimistis defisit anggaran bisa berada di bawah angka 2% sampai lima tahun ke depan. Proyeksi pemerintah sampai 2022, defisit diperkirakan berada di kisaran 1,5%-1,6%.

Data Kementerian Keuangan (Kemenkeu) menyebutkan dalam lima tahun belakangan ini defisit cenderung melebar. Pada 2013 misalnya, defisit anggaran tercatat sebesar 2,2% dari Produk Domestik Bruto (PDB). Angka itu semakin melebar pada 2017, dengan defisit sebesar 2,49%. Continue reading “Pemerintah Optimistis Kendalikan Defisit Anggaran”

BI Luncurkan Kajian Stabilitas Keuangan Edisi 2018

Bisnis.com, JAKARTA — Bank sentral meluncurkan buku Kajian Stabilitas Keuangan (KSK) No. 30 Edisi Maret Tahun 2018 yang bertemakan “Penguatan Stabilitas Sistem Keuangan dalam Upaya Menjaga Momentum Pertumbuhan” di Jakarta, Jumat (18/5/2018).

Buku KSK memaparkan perkembangan kondisi dan risiko pada sistem keuangan serta faktor-faktor yang dapat mengganggu stabilitas sistem keuangan secara akurat dan komprehensif. Selain itu, dijelaskan pula berbagai respons kebijakan Bank Indonesia (BI) yang ditempuh guna memitigasi risiko sistemik. Continue reading “BI Luncurkan Kajian Stabilitas Keuangan Edisi 2018”

Ekonom: Rupiah Tidak Akan Jebol Sampai Rp15.000

Warta Ekonomi.co.id, Jakarta –
Kepala Ekonom Bank Mandiri Anton Gunawan mengatakan pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS tidak akan mencapai Rp15.000 per dolar AS sampai akhir tahun ini.

Menurut Anton, rupiah justru akan menguat pada akhir 2018 dan kembali berada di bawah Rp14.000 per dolar AS.

“Akhir tahun, rupiah masih bisa menguat lagi di bawah Rp14.000 walau sekarang sangat krusial karena seasonality sehingga sekarang hampir Rp14.100. Tapi kita tidak perkirakan akan sampai ke Rp15.000 kecuali ada kesalahan ‘policy’ atau sesuatu yang sangat signifikan di luar kontrol,” ujar Anton saat jumpa pers di Jakarta, Kamis (17/5/2018). Continue reading “Ekonom: Rupiah Tidak Akan Jebol Sampai Rp15.000”

Rupiah Melemah, Warga Pilih Simpan Emas di Pegadaian

Warta Ekonomi.co.id, Jakarta –
PT Pegadaian (Persero) menyatakan banyak nasabah yang menyimpan dan menabung emas di tengah pelemahan nilai tukar rupiah belakangan ini.

“Banyak nasabah yang menyimpan tabungan emas itu. Tahun ini dari awal sudah mulai kelihatan ada pelemahan,” kata Direktur Operasi dan Pemasaran Pegadaian Damar Latri Setiawan di Kampus UI Depok, Selasa. Continue reading “Rupiah Melemah, Warga Pilih Simpan Emas di Pegadaian”

BI Disarankan Naikkan Suku Bunga Hingga 50 Bps

Bisnis.com, JAKARTA — Menyikapi perkembangan global, Bank Indonesia dinilai perlu menaikkan suku bunga hingga 50 bps mengingat sudah terlambat untuk melakukan pertahanan terhadap capital outflow.

Ekonom Senior Aviliani menilai jika kenaikan hanya 25 bps maka tidak akan berdampak signifikan. Sehingga angka 50 bps menjadi ideal dalam mengimbangi suku bunga Bank Sentral Amerika Serikat. Continue reading “BI Disarankan Naikkan Suku Bunga Hingga 50 Bps”

Pasca Teror Bom, OJK Minta Investor Jangan Panik

Warta Ekonomi.co.id, Manado –
Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Sulawesi Utara Gorontalo Maluku Utara (Sulutgomalut) Elyanus Pongsoda mengimbau investor di daerah tersebut tidak panik dengan adanya aksi bom Surabaya.

“Aksi teror bom Surabaya tidak akan berdampak signifikan pada pasar saham,” kata Elyanus di Manado, Selasa (15/5/2018).

Sehingga, katanya, investor tetap tenang sambil tetap mencermati perkembangan lebih lanjut.

“Saya kira sama dengan statemen Dirut BEI bahwa bom Surabaya tidak akan berdampak signifikan terhadap bursa saham dan sesuai data pagi tadi melemah di bawah satu persen,” jelasnya. Continue reading “Pasca Teror Bom, OJK Minta Investor Jangan Panik”