Kewenangan LPS Selamatkan Bank Sakit Dinilai Menyalahi UU, Bisa Digugat di MA

Bisnis.com, JAKARTA – Para pihak yang menilai PP Nomor 30 Tahun 2020 tentang pelaksanaan kewenangan Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) dalam penanganan masalah stabilitas sistem keuangan bertentangan dengan UU, bisa mengajukan uji materi ke Mahkamah Agung.

Pengamat hukum tata negara Alungsyah mengatakan bahwa pada prinsipnya PP itu menjalankan perintah dari UU. Kalaupun semisal dalam PP tersebut membuat norma baru yang disinyalir berbeda dari isi UU, maka itu dalam ketentuan UU No. 12 Tahun 2011 tentang Pembentukan Peraturan Peraturan Perundang-undangan,  hal itu dimungkinkan, tetapi dia nilai hal itu hampir tidak pernah ditemui.

“Tipis kemungkinannya. Yang dimaksud dengan menjalankan UU sebagaimana mestinya adalah penetapan PP untuk melaksanakan perintah UU sepanjang diperlukan dengan tidak menyimpang dari materi yang diatur dalam UU yang bersangkutan,” urainya, Jumat (10/7/2020).

Continue reading “Kewenangan LPS Selamatkan Bank Sakit Dinilai Menyalahi UU, Bisa Digugat di MA”

LPS: Pertumbuhan Kredit Akan Tertahan Perlambatan Ekonomi

Jakarta – Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) memperkirakan laju pertumbuhan kredit masih cenderung tertahan di tengah meningkatnya ancaman risiko perlambatan ekonomi. Dimana pertumbuhan ekonomi Indonesia hanya mencapai 2,97 persen pada kuartal I 2020.

Berdasarkan indikator likuiditas LPS yang dikutip di Jakarta, Jumat, 22 Mei 2020 menyebutkan, sumber ekspansi kredit diperkirakan masih akan berasal dari bank besar yang ditopang ketersediaan likuiditas dan opsi pembiayaan serta debitur yang luas.

Menurut LPS, langkah konsumen yang menahan konsumsi akan diikuti dengan strategi korporasi dalam melakukan investasi baru, sementara perbankan cenderung akan sangat selektif dalam memberikan kredit baru mempertimbangkan kualitas debitur

Sementata itu, pertumbuhan Dana Pihak Ketiga (DPK) jika diperkirakan akan stabil dengan kecenderungan meningkat. Dimana hingga Maret 2020 saja (DPK) tumbuh 9,54% secara yoy. Pertumbuhan DPK yang cenderung lebih tinggi dibanding pertumbuhan kredit yang membuat LDR masih cukup longgar yaitu di level 91,92%.

Sebagai informasi, kredit perbankan pada periode Maret 2020 tumbuh sebesar 7,95% yoy. Adanya peningkatan pertumbuhan kredit sepanjang periode Maret disebabkan pertumbuhan kredit valas dan modal kerja yang meningkat.

Meski demikian peningkatan pertumbuhan kredit tersebut belum merupakan indikasi adanya perbaikan permintaan kredit, namun lebih disebabkan adanya kebutuhan likuiditas untuk biaya operasional. (*)

Sumber: Klik Disini

LPS menggunting bunga 25 bps menjadi 6%

KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Dewan Komisioner Lembaga Penjamin Simpanan (LPS), Jumat (24/1), memutuskan memangkas tingkat bunga penjaminan alias LPS rate.

Masih berlangsungnya penurunan bunga simpanan di perbankan jadi alasan utama LPS menggunting bunga.

LPS memangkas bunga penjaminan rupiah sebesar 25 basis poin (bps) menjadi 6,00% di bank umum, dan 8,50% di bank perkreditan rakyat (BPR).

Adapaun tingkat penjaminan simpanan valas dipertahankan sebesar 1,75%. Tingkat bunga penjaminan ini bakal berlaku sejak 25 Januari 2020 hingga 29 Mei 2020.

“Suku bunga simpanan perbankan masih menunjukkan tren penurunan meski dengan laju yang lebih lambat pasca berakhirnya tren penurunan suku bunga kebijakan moneter di bulan Oktober 2019,” kata Ketua Dewan Komisioner LPS Halim Alamsyah di Jakarta, Jumat (24/1).

Dari pantauan LPS terhadap 62 bank acuan terjadi penurunan 8 bps menjadi 5,28% atas suku bunga simpanannya pad periode observasi pada 12 November 2019 hingga 9 Desember 2019.

Continue reading “LPS menggunting bunga 25 bps menjadi 6%”

LPS ramal kondisi likuiditas di 2020 lebih baik dari tahun lalu

KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Bak kemarau panjang, pada tahun 2019 lalu industri perbankan sempat dilanda pengetatan likuiditas. Nah, di tahun 2020 ini Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) memandang kondisi tersebut berpotensi mengalami perbaikan. 

Pasalnya, di luar banyaknya stimulus yang diberikan oleh Bank Indonesia (BI), kondisi ekonomi dunia diproyeksi mengalami perbaikan. 

Ketua Dewan Komisioner LPS Halim Alamsyah, pelonggaran likuiditas bisa saja terjadi apabila perang dagang antara dua negara besar yakni Amerika Serikat (AS) dan China telah menemukan jalan keluar.

Di samping itu, pihak pemerintah Indonesia juga berniat untuk menerapkan omnibus law. “Ini menjadi sorotan, apabila berhasil akan luar biasa dampaknya untuk Indonesia dan merubah skenario yang terjadi saat ini,” terangnya saat ditemui di Jakarta, Senin (13/1).

Continue reading “LPS ramal kondisi likuiditas di 2020 lebih baik dari tahun lalu”

LPS: DPK menguat, likuiditas perbankan melandai

KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) mencatat terjadi akselerasi pertumbuhan dana pihak ketiga (DPK) pada Juli 2019 menjadi 8,01% (yoy). Ini membuat likuiditas perbankan mulai melandai.

Sebab di sisi lain, LPS juga mencatat terjadinya perlambatan pertumbuhan kredit menjadi 9,58% (yoy) pada Juli 2019.

“Adanya perbaikan pertumbuhan DPK pada periode Juli dibanding bulan sebelumnya terjadi sejalan melambatnya pertumbuhan sisi kredit, sehingga berdampak pada LDR perbankan yang membaik ke level 93,81%,” tulis LPS dalam ringkasan eksekutifnya.

Akselerasi pertumbuhan DPK juga dinilai LPS mengurangi jarak dengan pertumbuhan kredit pada sekelompok bank. Meski demikian LPS menilai laju pertumbuhan kredit masih berpotensi membaik hingga akhir tahun.

Continue reading “LPS: DPK menguat, likuiditas perbankan melandai”

LPS Siapkan Proses Likuidasi & Pembayaran Klaim Simpanan Nasabah PT BPR Legian

SIARAN PERS

NOMOR : PRESS- 17 /SEKL/2019

Denpasar, 21 Juni 2019. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) melalui Keputusan Anggota Dewan Komisioner Nomor: KEP-103/D.03/2019 tentang Pencabutan Izin Usaha PT BPR Legian, telah mencabut izin usaha PT BPR Legian yang berlokasi di Jl. Gajah Mada Nomor 125-127, Denpasar, Bali, terhitung sejak tanggal 21 Juni 2019. 

Dengan dikeluarkannya keputusan pencabutan izin usaha tersebut, Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) akan melakukan pembayaran klaim penjaminan simpanan dan proses likuidasi bank sesuai dengan Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2004 tentang Lembaga Penjamin Simpanan sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2009 dan peraturan pelaksanaannya.

Continue reading “LPS Siapkan Proses Likuidasi & Pembayaran Klaim Simpanan Nasabah PT BPR Legian”

LPS tengah godok desain restrukturisasi perbankan

KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Ketua Dewan Komisioner Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) Halim Alamsyah menyatakan hingga kini pihaknya masih menggodok desain restrukturisasi perbankan, dalam rangka memenuhi ketentuan UU 9 tahun 2016 mengenai Pencegahan dan Penanganan Krisis Sistem Keuangan.

“Masih dibahas di Kementerian Keuangan (Kemkeu), draftnya sudah ada namun masih ada beberapa masukan, dan perlu diskusi lebih lanjut,” katanya kepada Kontan.co.id di Jakarta, Selasa (14/5).

Halim menuturkan, saat ini LPS juga telah membentuk tim yang dipimpin direktur eksekutif untuk merangsang program restrukturisasi perbankan (PRP) tersebut.
Desain itu dibutuhkan termasuk untuk merancang besaran premi yang mesti ditanggung perbankan dalam rangka menanggulangi krisis sistem keuangan.

Dalam Pasal 39 ayat (3) dinyatakan bahwa penetapan kontribusi industri perbankan sebagai bagian dari premi penjaminan dilakukan sebelum Program Restrukturisasi Perbankan diselenggarakan.

Sedangkan secara bersamaan Halim bilang peraturan pelaksanaan terkait premi yang akan berbentuk Peraturan Pemerintah (PP) masih dibahas oleh pemerintah dan Dewan Perwakilan Rakyat (DPR). Continue reading “LPS tengah godok desain restrukturisasi perbankan”

LPS Pertahankan Tingkat Bunga Penjaminan

PRESS RELEASE
NOMOR : PRESS-11 /SEKL/2019

LPS Pertahankan Tingkat Bunga Penjaminan

 

Jakarta, 13 Mei 2019. Rapat Dewan Komisioner (RDK) Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) pada hari Senin, 13 Mei 2019, telah melakukan evaluasi dan penetapan atas tingkat bunga penjaminan untuk simpanan dalam rupiah dan valuta asing (valas) di Bank Umum serta untuk simpanan dalam rupiah di Bank Perkreditan Rakyat.

 Rapat Dewan Komisioner (RDK) Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) tentang Penetapan Tingkat Bunga Penjaminan pada periode ini merupakan penetapan periode reguler Mei 2019. Pada rapat tersebut ditetapkan tingkat bunga penjaminan untuk simpanan Rupiah dan valuta asing di bank umum dan simpanan Rupiah di BPR tidak mengalami perubahan. Selanjutnya Tingkat Bunga Penjaminan tersebut berlaku untuk periode tanggal 15 Mei 2019 sampai dengan 25 September 2019, dengan rincian selengkapnya sebagai berikut:          Continue reading “LPS Pertahankan Tingkat Bunga Penjaminan”

LPS : Suku Bunga BI Sudah Tinggi

Bisnis.com, JAKARTA — Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) menilai penurunan suku bunga kebijakan Bank Indonesia sudah bisa dilakukan pada kuartal III dan kuartal IV/2019.

“Kami melihat ada potensi seperti itu. Yang jelas suku bunga BI sudah tinggi,” ujar Direktur Group Surveilans dan Stabilitas Sistem Keuangan LPS Doddy Ariefianto kepada Bisnis, Selasa (16/4/2019).

Bank Indonesia menaikkan suku bunga kebijakan BI 7 Day (Reverse) Repo Rate secara bertahap pada tahun lalu sebanyak total 175 bps. Kenaikan suku bunga dimulai sejak Mei dalam dua tahap masing-masing sebanyak 25 bps.

BI 7 DRR kembali naik pada Juni 2018 sebanyak 50 bps, dilanjutkan kenaikan berikutnya secara berturut-turut pada Agustus dan September 2019 masing-masing sebanyak 25 bps. Continue reading “LPS : Suku Bunga BI Sudah Tinggi”

EVALUASI TINGKAT BUNGA PENJAMINAN

SIARAN PERS
Nomor: PRESS-8/SEKL/2019

EVALUASI TINGKAT BUNGA PENJAMINAN
Periode Maret 2019

Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) telah melakukan evaluasi tingkat bunga penjaminan untuk simpanan dalam rupiah dan valuta asing (valas) di Bank Umum serta untuk simpanan dalam rupiah di Bank Perkreditan Rakyat, dimana Tingkat Bunga Penjaminan periode 13 Januari 2019 sampai dengan 14  Mei 2019 untuk simpanan dalam Rupiah dan valas di Bank Umum serta Rupiah di Bank Perkreditan Rakyat tidak mengalami perubahan, dengan rincian sebagai berikut: Continue reading “EVALUASI TINGKAT BUNGA PENJAMINAN”