Gubernur BI: Neraca pembayaran tahun 2020 bakal surplus

KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo optimistis Neraca Pembayaran Indonesia (NPI) di keseluruhan tahun 2020 akan mencetak surplus.

“Didukung dengan NPI pada kuartal IV-2020 yang nantinya juga surplus. Sehingga NPI di keseluruhan tahun lalu masih akan surplus,” ujar Perry Warjiyo, Selasa (9/2) via video conference.

Tak hanya itu, kinerja positif neraca transaksi berjalan pada kuartal IV-2020 juga diperkirakan masih akan berlanjut, setelah pada kuartal III-2020 neraca transaksi berjalan mencetak surplus US$ 1,0 miliar atau setara 0,4% dari produk domestik bruto (PDB).

Sehingga secara keseluruhan di tahun 2020, defisit neraca transaksi berjalan atau currenct account deficit (CAD) diyakini akan berada di kisaran 0,5% dari PDB.

Continue reading “Gubernur BI: Neraca pembayaran tahun 2020 bakal surplus”

Pemerintah dan BI sepakati 5 langkah strategis dalam mengendalikan inflasi

KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Pemerintah dan Bank Indonesia (BI) menyepakati lima langkah strategis untuk memperkuat pengendalian inflasi dalam rapat koordinasi Tim Pengendalian Inflasi Pusat (TPIP). 

“Ini dalam rangka menjaga inflasi dalam kisaran sasaran 3% plus minus 1% pada tahun 2021,” ujar Direktur Eksekutif, Kepala Departemen Komunikasi BI Erwin Haryono dalam keterangan resminya, Jumat (12/2). 

Lima langkah strategis tersebut termasuk, pertama, menjaga inflasi kelompok bahan pangan bergejolak atau volatile food dalam kisaran 3,0% hingga 5,0%. 

Upaya dilakukan dengan memperkuat empat pilar strategi mencakup keterjangkauan harga, ketersediaan pasokan, kelancaran distribusi, dan komunikasi efektif (4K) di masa pandemi Covid-19, termasuk menjaga ketersediaan pasokan dan kelancaran distribusi menjelang hari besar keagamaan nasional. 

Continue reading “Pemerintah dan BI sepakati 5 langkah strategis dalam mengendalikan inflasi”

Ekonomi RI Diperkirakan Tumbuh 4 Persen di 2021

Bisnis.com, JAKARTA – Ekonom memperkirakan ekonomi Indonesia sepanjang 2021 akan tumbuh pada kisaran 4 persen, lebih rendah dari proyeksi pemerintah sebesar 5 persen.

Ekonom Bahana Sekuritas Satria Sambijantoro memperkirakan pertumbuhan ekonomi Indonesia 2021 akan mencapai 4,3 persen. Sebelumnya, dia memperkirakan pertumbuhan ekonomi akan mencapai 5 persen.

“Kami merevisi perkiraan pertumbuhan ekonomi full year 2021 kami dari 5 persen sebelumnya menjadi 4.3 persen,” katanya dalam keterangan resmi yang dikutip Bisnis, Senin (8/2/2021).

Menurutnya, ekonomi pada kuartal pertama tahun ini masih akan terkontraksi sebesar -0,85 persen, selanjutnya akan tumbuh positif 7,82 persen pada kuartal II/2021, 5,93 persen pada kuartal III/2021, dan 4,57 persen pada kuartal IV/2021.

Continue reading “Ekonomi RI Diperkirakan Tumbuh 4 Persen di 2021”

Indonesia mengalami resesi ekonomi terburuk sejak krisis tahun 1998

KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Pandemi Covid-19 memukul telak perekonomian negara-negara di dunia, tak terkecuali Indonesia. Sepanjang tahun lalu, pertumbuhan ekonomi negara kita berada di zona negatif.

Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat, ekonomi Indonesia tahun lalu berkontraksi atau minus 2,07% year on year (yoy), sekaligus membawa resesi ekonomi pertama kali sejak tahun 1998. Tahun 1998, ekonomi Indonesia -13,16% yoy akibat krisis moneter.

“Pandemi ini betul-betul membawa kontraksi yang sangat buruk,” kata Kepala BPS Suhariyanto saat konferensi pers, Jumat (5/2).

Data BPS menunjukkan, hampir semua kelompok pengeluaran pembentuk produk domestik bruto (PDB) mengalami kontraksi. Sumber kontraksi terdalam dari pembentukan modal tetap bruto atau investasi yang -4,95%.

Sepanjang tahun lalu, komponen investasi turun hingga 4,95% yoy. Penurunan investasi bisa terlihat pada penjualan semen domestik yang merosot hingga 10,38% yoy.

Continue reading “Indonesia mengalami resesi ekonomi terburuk sejak krisis tahun 1998”

BPS catat pertumbuhan ekonomi sepanjang tahun 2020 minus 2,07%

KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Perekonomian Indonesia di sepanjang tahun 2020 berada di zona negatif. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat, pertumbuhan ekonomi Indonesia di sepanjang tahun lalu tumbuh minus 2,07% secara tahunan (yoy). 

Pertumbuhan ini berada dalam kisaran sasaran pemerintah. Sebelumnya, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati memprediksi pertumbuhan ekonomi 2020 berada di kisaran minus 2,2% yoy dengan batas atas minus 1,7% yoy. 

Namun, ini meleset dari perkiraan Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo, yang sebesar minus 2% yoy hingga minus 1% yoy. 

Kepala BPS Suhariyanto mengatakan, capaian perekonomian di sepanjang tahun lalu juga tak lepas dari kinerja pertumbuhan ekonomi di kuartal IV-2020. Pada kuartal terakhir tahun lalu, perekonomian Indonesia atas dasar harga berlaku tercatat Rp 3.929 triliun dan atas harga konstan sebesar Rp 2.709 triliun. 

Continue reading “BPS catat pertumbuhan ekonomi sepanjang tahun 2020 minus 2,07%”

Permintaan masih lemah, inflasi inti pada Januari terendah sejak 2004

KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat inflasi inti pada bulan Januari 2021 sebesar 1,56% yoy, turun tipis dari inflasi inti Desember 2020 yang sebesar 1,60% yoy. 

Kepala BPS Suhariyanto menyebut, inflasi inti pada Januari 2021 ini bahkan yang terendah sejak inflasi inti dihitung, atau terendah sejak tahun 2004. 

“Inflasi inti secara tahunan mengalami perlambatan yang menandakan bahwa permintaan domestik masih lemah,” ujar Suhariyanto, Senin (1/2) via video conference. 

Kemudian, selain komponen inti, komponen harga bergejolak atau volatile price pada Januari 2021 tercatat 2,82% yoy atau bila secara bulanan mengalami inflasi 0,19% mom. 

Komoditas yang memberi andil pada inflasi dalam kelompok ini adalah cabai rawit, ikan segar, tempe, tahu, dan daging ayam ras. Namun, ada juga komoditas yang mengalami penurunan harga seperti telur ayam ras dan bawang merah. 

Continue reading “Permintaan masih lemah, inflasi inti pada Januari terendah sejak 2004”

BI catat jumlah uang beredar meningkat pada akhir tahun 2020

KONTAN.CO.ID –  JAKARTA. Jumlah uang yang beredar di masyarakat melonjak di ujung tahun lalu. Bank Indonesia (BI) mencatat, jumlah uang beredar dalam arti luas (M2) selama Desember 2020 mencapai Rp 6.900 triliun atau naik 12,4% dibanding Desember 2019 atawa year on year (yoy).

Kenaikan likuiditas perekonomian tersebut lebih tinggi dari peningkatan di November 2020 sebesar 12,2% yoy.

“Peningkatan M2 pada Desember 2020 didorong oleh komponen uang beredar dalam arti sempit (M1),” ujar Direktur Eksekutif, Kepala Departemen Komunikasi BI Erwin Haryono dalam laporannya, Jumat (22/1) .

Uang beredar dalam arti sempit pada Desember tahun lalu tercatat Rp 1.855,6 triliun atau meningkat 18,5% yoy. Pertumbuhannya lebih tinggi ketimbang November 2020 sebesar 15,8% yoy.

Continue reading “BI catat jumlah uang beredar meningkat pada akhir tahun 2020”

BI optimistis nilai transaksi e-commerce bisa tumbuh 33,2% di tahun ini

KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Bank Indonesia (BI) optimistis nilai transaksi e-commerce pada tahun 2021 akan tumbuh 33,2% menjadi Rp 337 triliun, dari perkiraan nilai transaksi di 2020 yang sebesar Rp 253 triliun. 

Gubernur BI Perry Warjiyo mengatakan, pertumbuhan ekonomi dan digital akhir-akhir ini memang cepat. Hal ini merupakan buah manis yang bisa dipetik di tengah peliknya masalah pandemi. 

“Ekonomi dan keuangan digital kita bergerak luar biasa. Pandemi ini mendorong sangat kuat. Angka-angka yang dipantau juga cenderung meningkat,” jelas Perry, Jumat (22/1). 

Di sisi lain, peningkatan jumlah transaksi e-commerce juga merupakan buah dari kebijakan pemerintah dalam mendorong akseptasi digital pada masyarakat dan mendorong akselerasi financial technology (fintech) dan digital banking. 

Continue reading “BI optimistis nilai transaksi e-commerce bisa tumbuh 33,2% di tahun ini”

Pertumbuhan ekonomi dan bisnis digital bakal berlanjut, simak rekomendasi para pakar

KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Pandemi Covid-19 dinilai berperan mendorong pertumbuhan ekonomi dan bisnis digital pada 2020. Pertumbuhan ini pun diperkirakan berlanjut pada 2021.

Dalam webinar bertema “Indonesia Digital Economy & Business Outlook 2021” yang digelar Digital Banking Institute (DBI), Selasa (19/1), Pengamat Keuangan Digital, Acuviarta Kartabi mengatakan, pandemi covid-19 telah mengakselerasi digitalisasi di sektor jasa keuangan seiring dengan bergesernya gaya hidup dan pola konsumsi masyarakat yang semakin erat dengan penggunaan teknologi, termasuk ekspektasi terhadap produk dan jasa keuangan.

Menurut Acuviarta, perkembangan keuangan digital di 2020 telah terlihat dari indikator meningkatnya transaksi mobile banking, top-up e-wallet, dan transaksi e-commerce.

“Kondisi tersebut diperkirakan akan semakin meningkat pada 2021 bersamaan dengan terjadinya fenomena work from home dan bentuk-bentuk lain dari upaya pengentasan pandemik yang berdampak menurunnya mobilitas masyarakat secara offline karena protokol kesehatan yang mengharuskan jaga jarak,” ungkapnya.

Continue reading “Pertumbuhan ekonomi dan bisnis digital bakal berlanjut, simak rekomendasi para pakar”

Kapan ekonomi RI bangkit? Ini prediksi Menteri Keuangan Sri Mulyani

JAKARTA. Perekonomian nasional diperkirakan masih tertekan pada kuartal 1 2021. Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati memproyeksikan, pertumbuhan ekonomi di 2021 baru rebound di kuartal II-2021.

Sri Mulyani mengharapkan, mobilitas masyarakat pada kuartal kedua tahun ini akan lebih tinggi dibandingkan kuartal II-2020. Maklum pada April-Mei tahun lalu pemerintah memberlakukan kebijakan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) secara ketat untuk pertama kalinya.

“Sehingga kita punya foto di Jalan Thamrin Jakarta kosong, ada orang bawa bantal di Jalan Thamrin tidur. Itu diharapkan tidak akan terjadi lagi. Jadi kalau kita lihat kuartal II-2021 mobilitas lebih tinggi dibandingkan tahun lalu, dan itu terjemahannya konsumsi lebih bagus,” kata Sri Mulyani saat wawancara khusus dengan Redaksi Kontan.co.id, Jumat (15/1). 

Continue reading “Kapan ekonomi RI bangkit? Ini prediksi Menteri Keuangan Sri Mulyani”