Subsidi Ongkir e-Commerce Rp500 M dari Pemerintah Batal

Jakarta, CNN Indonesia — 

Deputi Bidang Koordinasi Ekonomi Makro dan Keuangan Kemenko Perekonomian Iskandar Simorangkir mengungkap rencana subsidi ongkos kirim (ongkir) e-commerce dari pemerintah batal.

“Kesepakatannya dengan e-commerce, ongkir ditanggung e-commerce agar lebih cepat dan praktis,” ujarnya kepada CNNIndonesia.com, Jumat (30/4).

Iskandar mengungkap pembatalan ini tidak ada hubungan dengan anggaran, hanya kesepakatan dengan e-commerce.

Sebelumnya, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan pemerintah menyiapkan Rp500 miliar untuk subsidi ongkos kirim belanja secara daring (online). Hal ini dilakukan untuk mendorong konsumsi masyarakat jelang Lebaran tahun ini.

Continue reading “Subsidi Ongkir e-Commerce Rp500 M dari Pemerintah Batal”

Ini upaya pemerintah untuk mendorong UMKM agar berorientasi ekspor

KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian berupaya keras dalam melecut kinerja Usaha Mikro, Kecil, Menengah (UMKM), termasuk dalam upaya peningkatan ekspor produk UMKM. 

Beberapa upaya yang dilakukan adalah fokus penetrasi ke pasar non-tradisional, utilisasi PTA/FTA/CEPA. dan reformasi regulasi lewat Undang-Undang Cipta Kerja. 

Kemudian, terkhusus mendorong peningkatan kontribusi UMKM pada ekspor, pemerintah memberikan insentif fiskal bagi Pusat Logistik Berikat (PLB) IKM lewat penangguhan PPN dan bea masuk.  Tak hanya itu, pemerintah juga memberikan kemudahan impor untuk tujuan ekspor (KITE) IKM lewat pembebasan PPN dan bea masuk. 

Continue reading “Ini upaya pemerintah untuk mendorong UMKM agar berorientasi ekspor”

Kemenkop UKM targetkan penyaluran KUR mencapai Rp 253 triliun di 2021

KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Kementerian Koperasi dan UKM (Kemenkop UKM) mempercepat realisasi Kredit Usaha Rakyat (KUR). Tahun ini, target KUR naik menjadi Rp 253 triliun, dengan suku bunga KUR rendah hanya 3%.

Percepatan tersebut diwujudkan dalam Penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) Pembiayaan antara Deputi Bidang Mikro selaku Kuasa Pengguna Anggaran (KPA) dengan 42 Penyalur KUR, beserta PKS dengan dua penjamin KUR.

Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki menegaskan, komitmen PKS ini menjadi angin segar bagi UMKM. Apalagi di saat pandemi, omzet mayoritas UMKM tergerus. Maka realisasi KUR saat ini, diharapkan semakin menggairahkan pembiayaan UMKM.

“Selain memperbesar plafon hingga target menjadi Rp 253 triliun, subsidi bunga KUR juga diperpanjang sampai Desember 2021. Ini diharapkan betul-betul memperkuat pembiayaan ke sektor UMKM dalam pemulihan ekonomi nasional,” kata Teten dalam siaran pers yang diterima Kontan.co.id pada Kamis (29/4).

Continue reading “Kemenkop UKM targetkan penyaluran KUR mencapai Rp 253 triliun di 2021”

BPUM 2021, begini cara cek UMKM penerima melalui BNI di banpresbpum.id

KONTAN.CO.ID – Selain BRI, salah satu bank yang menyalurkan Bantuan Produktif Usaha Mikro atau BPUM adalah BNI. Cara cek UMKM penerima BPUM 2021 melalui BNI pun cukup mudah. 

Seperti diketahui, pemerintah telah menyiapkan dana Rp 15,36 triliun untuk penyaluran Bantuan Langsung Tunai (BLT) bagi pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM). 

Bantuan tersebut menyasar 12,8 juta pelaku usaha, dan diberikan dengan tujuan untuk mengurangi dampak pandemi Covid-19 bagi sektor UMKM. 

Besaran bantuan yang juga disebut dengan Bantuan Produktif Usaha Mikro (BPUM) ini adalah sebesar Rp 1,2 juta.

Continue reading “BPUM 2021, begini cara cek UMKM penerima melalui BNI di banpresbpum.id”

Ini syarat dan cara UMKM mendaftar BPUM 2021 Rp 1,2 juta

KONTAN.CO.ID – Pemerintah kembali mencairkan Bantuan Produktif Usaha Mikro atau BPUM kepada 12,8 juta UMKM pada 2021. Anggaran yang pemerintah siapkan mencapai Rp 15,36 triliun dengan setiap UMKM mendapatkan dana Rp 1,2 juta.  

UMKM penerima BPUM 2021 bisa mengeceknya secara langsung melalui eform.bri.co.id

Namun, UMKM yang belum menerima dana BPUM 2021 masih bisa mendaftar sebagai calon penerima. Pemerintah pun telah menetapkan syarat dan cara bagi UMKM yang ingin mendaftar BPUM 2021. 

Lantas, bagaimana cara dan syarat mendaftar BPUM 2021? 

Dikutip dari akun resmi Kementerian Koperasi dan UKM, berikut syarat mendaftar BPUM 2021: 

Continue reading “Ini syarat dan cara UMKM mendaftar BPUM 2021 Rp 1,2 juta”

Penting! Ini 3 masalah menyangkut BLT UMKM Rp 1,2 juta dan solusinya

KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Ini kabar baik bagi pelaku UMKM di Indonesia. Selama pandemi, pemerintah akan menggelontorkan Bantuan Langsung Tunai untuk pelaku UMKM (BLT UMKM) atau yang kerap disebut dengan Bantuan Produktif untuk Usaha Mikro (BPUM). 

Kebijakan ini akan menyasar 12,8 juta pelaku usaha mikro yang tersebar di seluruh Indonesia. Pada 2021, pemerintah telah menganggarkan program BLT UMKM sebesar Rp 15,36 triliun. Adapun BPUM yang diberikan kali ini adalah sebesar Rp 1,2 juta per penerima bantuan. 

Berikut ini sejumlah persoalan yang kerap dikeluhkan para warganet di media sosial terkait BLT UMKM dan solusinya: 

Continue reading “Penting! Ini 3 masalah menyangkut BLT UMKM Rp 1,2 juta dan solusinya”

Begini cara daftar UMKM online untuk mencairkan BLT Rp 1,2 juta

KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Pelaku usaha UMKM yang terdampak pandemi Covid-19 bisa mendapatkan bantuan dalam bentuk Bantuan Langsung Tunai (BLT) dari pemerintah. 

Lalu bagaimana cara daftar UMKM (daftar UMKM online)? 

Cara mendaftar UMKM untuk mendapatkan Bantuan Produktif Usaha Mikro (BPUM) memang beberapa tahapannya bisa dilakukan secara online (daftar online UMKM). Bantuan ini diberikan pada pelaku usaha mikro yang belum bankable atau belum tersentuh kredit perbankan. 

Total ada sebanyak 12,8 juta pelaku usaha mikro yang akan diberi BLT UMKM 2021 dengan total anggaran yang disiapkan sebesar Rp 15,36 triliun. 

Syarat dan prosedur daftar UMKM online 

Proses dan cara daftar UMKM untuk mendapatkan BLT UMKM 2021 yakni dengan mengajukan langsung ke Dinas Koperasi dan UKM setempat di tingkat kabupaten/kota. 

Beberapa pemda, sudah memberlakukan daftar UMKM online, alias pengajuan berkas bisa dilakukan secara online (daftar online UMKM). 

Continue reading “Begini cara daftar UMKM online untuk mencairkan BLT Rp 1,2 juta”

Ketentuan dan syarat UMKM penerima BPUM 2020 bisa dapat lagi pada 2021

KONTAN.CO.ID – Bantuan Produktif Usaha Mikro (BPUM) 2021 atau Banpres Produktif untuk pelaku usaha mikro sudah dapat diakses. 

Para UMKM penerima BPUM 2020 pun bisa kembali mendapatkan bantuan tersebut pada 2021. 

Namun, besarannya turun dari Rp 2,4 juta menjadi Rp 1,2 juta. 

Hal tersebut tercantum dalam Peraturan Menteri Koperasi dan UKM (Permenkop UKM) No.2/2021 tentang Pedoman Umum Penyaluran BPUM. 

Sementara itu, dikutip dari Kontan.co.id, Senin (5/4/2021), bantuan modal kerja bagi pelaku usaha mikro tersebut kembali diluncurkan untuk tahun anggaran 2021 mulai Maret 2021.

Sekretaris Kementerian Koperasi dan UKM Arif Rahman Hakim menuturkan, per tanggal 1 April 2021, bantuan produktif usaha mikro telah tersalurkan kepada sekitar 6,5 juta pelaku usaha mikro dengan total bantuan yang telah disalurkan sebesar Rp 7,9 triliun.

Continue reading “Ketentuan dan syarat UMKM penerima BPUM 2020 bisa dapat lagi pada 2021”

Kementerian Koperasi dan UKM: Indonesia berpotensi jadi pusat ekonomi syariah

KONTAN.CO.ID –  JAKARTA. Menteri Koperasi dan UKM (MenkopUKM) Teten Masduki mendorong produk UMKM masuk ke rantai nilai produk halal global. Hal tersebut sebagai upaya mencapai Indonesia sebagai pusat produsen halal dunia.

Teten menerangkan, Indonesia berpotensi sebagai pusat ekonomi syariah terbesar. Dimana berdasarkan data State of The Global Islamic Economy Report 2020/2021, Indonesia berhasil menempati peringkat ke- 4 dalam Global Islamic Economy Indicator dan masuk dalam 10 besar untuk kategori makanan halal, keuangan syariah, wisata ramah muslim, fesyen, obat-obatan dan kosmetik halal, serta media dan rekreasi.

Oleh karenanya, Teten mengapresiasi adanya Program Muslim Center of Excellence dan penandatanganan MoU antara Komite Nasional Ekonomi dan Keuangan Syariah (KNEKS), PT Unilever Indonesia, dan Dewan Syariah Nasional Majelis Ulama Indonesia (DSN MUI).

Continue reading “Kementerian Koperasi dan UKM: Indonesia berpotensi jadi pusat ekonomi syariah”

Bantuan produktif usaha mikro sasar 12,8 juta penerima, total anggaran Rp 15,36 T

KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Program Bantuan Produktif untuk Usaha Mikro (BPUM) atau yang tahun lalu dikenal dengan Banpres PUM diputuskan dilanjutkan di tahun ini. Total anggaran yang sudah disiapkan ialah Rp 15,36 triliun yang menyasar 12,8 juta pelaku usaha mikro di seluruh Indonesia.

Deputi Bidang Usaha Mikro Kementerian Koperasi dan UKM (KemenkopUKM), Eddy Satriya menuturkan, terdapat perbedaan pelaksanaan BPUM tahun ini dengan tahun lalu.

Tahun lalu, pelaku usaha mikro penerima BPUM menerima Rp 2,4 juta per pelaku usaha. Tahun ini nominal bantuan yang diterima pelaku usaha mikro berkurang setengah menjadi Rp 1,2 juta.

“Tahun ini berbeda dengan tahun lalu besaran berkurang karena keterbatasan anggaran jadi Rp 1,2 juta perpelaku usaha. Direncanakan dilaksanakan sampai kuartal tiga,” kata Eddy dalam Preskon Virtual Kementerian Koperasi dan UKM pada Selasa (6/4).

Continue reading “Bantuan produktif usaha mikro sasar 12,8 juta penerima, total anggaran Rp 15,36 T”