Masih ada kesempatan, begini cara dapat BLT UMKM Rp 1,2 juta

KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Bantuan Produktif Usaha Mikro (BPUM) atau biasa dikenal dengan Bantuan Langsung Tunai (BLT) UMKM pada 2021 masih akan terus digelontorkan. BLT UMKM 2021 disalurkan kepada 9,8 juta pelaku usaha mikro dengan besaran Rp 1,2 juta untuk setiap penerima. 

Kementerian Koperasi dan UKM menyebutkan, dalam waktu dekat, jumlah penerima BLT UMKM akan bertambah 3 juta orang lagi.  Dengan demikian, total penerima bantuan menjadi 12,8 juta orang. 

Bagi pelaku usaha mikro yang merasa berhak menerima bantuan dan belum mendaftar, kesempatan masih dibuka. Segera daftarkan diri Anda! Hal ini dibenarkan oleh Kepala Bagian Hubungan Masyarakat (Kabag Humas) Kemenkop UMK Anang Rachman. 

Continue reading “Masih ada kesempatan, begini cara dapat BLT UMKM Rp 1,2 juta”

Siap-siap, UMKM bakal dapat kucuran dana Rp 400 miliar pada 20 April 2021

KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Pemerintah masih akan menebar stimulus untuk mempercepat pemulihan ekonomi. Di bulan ini, pemerintah akan memberikan insentif kepada pelaku usaha mikro kecil menengah (UMKM) senilai Rp 400 miliar.

“Karena permintaan untuk barang UMKM terus naik. Kami akan memberi stimulus ini pada tanggal 20 bulan April ini,” kata Menteri Kordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan dalam acara pembukaan UKM Jawa Barat, Sabtu (3/4). via video conference.

Tak hanya untuk pengusaha UMKM, pemerintah masih akan memberi kucuran dana kepada sektor pariwisata di pertengahan tahun ini, yaitu sebesar Rp 2 triliun dan akan diserahkan pada periode Juni 2021 hingga Juli 2021.

Continue reading “Siap-siap, UMKM bakal dapat kucuran dana Rp 400 miliar pada 20 April 2021”

Teten Masduki Sebut 12 Juta Pelaku UMKM Beralih ke Digital

Jakarta, CNN Indonesia — 

Menteri Koperasi dan UKM, Teten Masduki, menyatakan bahwa terdapat 12 juta pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) yang sudah bertransformasi ke dalam ekosistem digital, naik dari 8 juta pada awal 2020.

“UMKM yang hadir dalam ekosistem digital tumbuh mencapai lebih dari 19 persen populasi pelaku usaha atau 12 juta UMKM,” ujarTeten dalam Pembukaan UKM Jabar Paten, Sabtu (3/4).

Ia menyatakan bahwa pemerintah akan terus mendorong seluruh pelaku UMKM untuk masuk ke dalam ekosistem digital demi memperluas pasar.

“Pemerintah, pemangku kepentingan, semua berkolaborasi demi target 30 juta UMKM yang terhubung ke ekosistem digital pada 2023,” kata Teten.

Continue reading “Teten Masduki Sebut 12 Juta Pelaku UMKM Beralih ke Digital”

BLT UMKM 2021 Rp 1,2 juta, ini syarat dan cara daftar untuk mendapatkannya

KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Pemerintah lewat Kementerian dan Koperasi (Kemenkop UKM) telah menyalurkan bantuan kepada pelaku UMKM. Bantuan itu diberikan lewat program Bantuan Presiden (Banpres) Produktif atau BLT UMKM. 

Menteri Koperasi dan UKM (Menkop UKM) Teten Masduki mengatakan, per tanggal 31 Maret 2021, pihaknya telah menyalurkan dana bantuan ke 5,2 juta pelaku UMKM dengan dana yang sudah tersalurkan Rp 6,2 triliun. 

“Pencairan ini pun sudah kami lakukan melalui 8 tahap dan saat ini sedang proses 2 tahap lagi,” ujarnya dalam rapat dengan Komisi VI DPR RI, Kamis (1/4/2021). 

Hanya saja, kata dia, besaran dana untuk bantuan ini telah dipotong sebesar 50% dari Rp 2,4 juta per UMKM menjadi Rp 1,2 juta per UMKM. Dia menjelaskan potongan ini dilakukan karena keterbatasan dana yang diberikan oleh pemerintah. 

“Anggaran tahun ini bakal beda. Saat ini disetujui 12,8 juta penerima. Untuk besarannya Rp 1,2 juta bukan Rp 2,4 juta,” kata dia. 

Continue reading “BLT UMKM 2021 Rp 1,2 juta, ini syarat dan cara daftar untuk mendapatkannya”

UMKM perlu siapkan diri hadapi transformasi bisnis pasca pandemi

KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Salah satu upaya percepatan yang dilakukan pemerintah guna menekan angka penyebaran virus Covid-19 adalah dengan melakukan vaksinasi Covid-19.  

CEO Qasir Michael Williem melihat, implementasi vaksinasi yang tengah digencarkan pemerintah merupakan sebuah sinyal yang baik bagi pemulihan bisnis di tanah air.

“Pendistribusian vaksin yang sedang berjalan saat ini, walaupun tidak serta-merta, namun kita semua tahu tujuannya agar masyarakat kembali bisa beraktivitas seperti biasa tanpa di bayang-bayangi ketakutan akan tertular virus. Meskipun untuk sampai ke sana tentu saja membutuhkan waktu, namun jelas ini adalah kabar baik buat semuanya, termasuk usahawan. Jadi tidak ada salahnya kita bersiap,” kata dia dalam keterangan resmi yang diterima Kontan.co.id, Kamis (25/3).

Menjelang akhir Maret 2021, vaksinasi tahap II sudah mulai diberikan kepada sejumlah kalangan. Antara lain petugas pelayanan publik, lansia, juga para pedagang dengan akumulasi penerima vaksin mencapai 5,53 juta orang. 

Continue reading “UMKM perlu siapkan diri hadapi transformasi bisnis pasca pandemi”

KemenkopUKM targetkan 3 juta usaha mikro dapatkan aneka sertifikasi usaha

KONTAN.CO.ID –  JAKARTA. Kementerian Koperasi dan UKM (KemenkopUKM) akan memfasilitasi pendaftaran sertifikasi bagi pelaku usaha mikro terpilih tanpa dikenakan biaya. Kemudahan ini diberikan kepada usaha yang ber-kriteria usaha mikro sebagaimana terdapat pada kriteria peraturan pemerintah (PP) nomor 7 tahun 2021.

“Dalam hal ini, Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah telah diamanatkan untuk melakukan pembinaan pemenuhan perizinan tunggal, sertifikat standar dan izin bagi usaha mikro dan kecil,” kata Deputi Bidang Usaha Mikro Kementerian Koperasi dan UKM Eddy Satriya dalam keterangan resmi yang diterima Kontan.co.id pada Rabu (24/3).

Rencana fasilitasi pendaftaran sertifikasi yang akan dilakukan Kementerian Koperasi dan UKM tersebut diantaranya pendaftaran Sertifikat Produksi Pangan Industri Rumah Tangga (SPP-IRT), Sertifikasi Halal, Merek dan Hak Cipta, serta izin edar BPOM MD (Makanan Dalam). “Kita menargetkan sebanyak 3 juta pelaku usaha mikro mendapatkan sertifikasi-sertifikasi tersebut,” ungkap Eddy.

Continue reading “KemenkopUKM targetkan 3 juta usaha mikro dapatkan aneka sertifikasi usaha”

Riset BI: UMKM Korek-korek Kantong Buat Modal

Jakarta, CNN Indonesia — 

Hasil riset Bank Indonesia (BI) mengungkapkan mayoritas UMKM merogoh kantong sendiri dalam memenuhi kebutuhan modal mereka di tengah krisis ekonomi akibat pandemi virus corona (covid-19). Jumlahnya mencapai 43,5 persen dari total hasil riset.

“Dari strategi keuangan, hanya 15 persen yang melakukan pinjaman ke lembaga keuangan. Sementara, mayoritas melakukan tambahan modal sendiri,” ungkap Kepala Departemen Pengembangan UMKM dan Perlindungan Konsumen BI Yunita Resmi Sari di diskusi virtual, Jumat (19/3).

Khusus untuk pinjaman ke lembaga keuangan, sekitar 12,5 persen merupakan bank, 2,2 persen lembaga keuangan non bank, dan 0,9 persen pinjaman online (pinjol) atau fintech.

Selain mengorek kantong sendiri dan pinjam ke lembaga keuangan, sekitar 22,3 persen memilih untuk menutup kebutuhan tambahan modal dengan melakukan efisiensi. “PHK atau efisiensi 22,3 persen,” imbuhnya.

Continue reading “Riset BI: UMKM Korek-korek Kantong Buat Modal”

Kemenkop UKM dorong peningkatan konsumsi produk UMKM

KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Deputi Bidang Usaha Kecil dan Menengah, Kementerian Koperasi dan UKM (Kemenkop UKM) Hanung Harimba Rachman mengatakan, secara umum UKM sudah mulai beradaptasi dengan kondisi saat ini.

Hanung menyebut, pemerintah terus mendorong masyarakat untuk mengkonsumsi produk dalam negeri. Misalnya melalui program bangga buatan Indonesia. Hal ini demi meningkatkan aktivitas ekonomi dalam negeri di tengah pandemi. “(UMKM) Sudah mulai membaik, tapi masih belum sepenuhnya ya,” ujar Hanung ketika dihubungi, Kamis (18/3).

Hanung mendorong UKM memasuki ekosistem digital, mengeskpor produknya dan/atau mensubstitusi produk dengan menjual produk yang saat ini mengalami pertumbuhan permintaan. Seperti masker dan hand sanitizer. “Yang masih bagus fashion dan lainnya, itu yang kami dorong,” ujar dia.

Continue reading “Kemenkop UKM dorong peningkatan konsumsi produk UMKM”

MenkopUKM: Program PEN KUMKM dilanjutkan, segera digulirkan Presiden

KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Menteri Koperasi dan UKM (MenkopUKM) Teten Masduki menegaskan, program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) khususnya pembiayaan bagi koperasi usaha mikro, kecil dan menengah (KUMKM) masih akan dilanjutkan oleh pemerintah di tahun ini.

Teten mengatakan, program PEN KUMKM terdiri dari dua klaster. Pertama, bagi usaha mikro yang unbankable, Banpres Produktif Usaha Mikro (BPUM).

“Insya Allah segera akan digulirkan oleh Presiden,” kata Teten dalam siaran pers yang diterima Kontan.co.id, Kamis (18/3).

Kedua, PEN bagi kelompok usaha yang sudah bankable dan telah mendapatkan kredit usaha rakyat (KUR) berupa fasilitas subsidi bunga KUR dan pembiayaan modal kerja koperasi melalui Lembaga Pengelola Dana Bergulir Koperasi Usaha Mikro Kecil dan Menengah (LPDB-KUMKM).

Continue reading “MenkopUKM: Program PEN KUMKM dilanjutkan, segera digulirkan Presiden”

BRI Berdayakan UMKM di Masa Pandemi Lewat Pendekatan Edukasi

Jakarta, CNN Indonesia — 

Bank Rakyat Indonesia (BRI) sadar paradihma pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) harus diubah ke arah yang lebih baik. Salah satu jalan yang dipilih BRI untuk pengembangan UMKM adalah melalui pendekatan edukasi alih-alih advokasi.

Melalui pendekatan edukasi, UMKM tidak lagi dipersepsikan berada di bawah lembaga maupun individu yang melakukan pendampingan. Sebaliknya UMKM ditempatkan sebagai partner yang setara untuk tumbuh kembang bersama, terutama di masa pandemi seperti saat ini. Alhasil, upaya peningkatan kelas UMKM bisa berjalan lebih efektif.

Direktur Utama BRI Sunarso mengatakan edukasi bagi UMKM penting dilakukan karena akan membuat para pelaku usaha mikro dan kecil lebih cepat bertransformasi.

“Sesungguhnya kalau kita bisa edukasi mereka, dan mereka bisa sejajar sama bank, sama lembaga pembiayaan, maka dia akan menjadi gadis cantik yang menjadi rebutan semua bank,” ujar Sunarso.

Continue reading “BRI Berdayakan UMKM di Masa Pandemi Lewat Pendekatan Edukasi”