Siap-siap, UMKM bakal dapat kucuran dana Rp 400 miliar pada 20 April 2021

KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Pemerintah masih akan menebar stimulus untuk mempercepat pemulihan ekonomi. Di bulan ini, pemerintah akan memberikan insentif kepada pelaku usaha mikro kecil menengah (UMKM) senilai Rp 400 miliar.

“Karena permintaan untuk barang UMKM terus naik. Kami akan memberi stimulus ini pada tanggal 20 bulan April ini,” kata Menteri Kordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan dalam acara pembukaan UKM Jawa Barat, Sabtu (3/4). via video conference.

Tak hanya untuk pengusaha UMKM, pemerintah masih akan memberi kucuran dana kepada sektor pariwisata di pertengahan tahun ini, yaitu sebesar Rp 2 triliun dan akan diserahkan pada periode Juni 2021 hingga Juli 2021.

Continue reading “Siap-siap, UMKM bakal dapat kucuran dana Rp 400 miliar pada 20 April 2021”

Perizinan berbelit jadi kunci utama permasalahan investasi langsung

KONTAN.CO.ID –  JAKARTA. Investasi langsung atau foregn direct investement (FDI) menjadi salah satu persoalan ekonomi dalam negeri, Pasalnya dalam kondisi ekonomi global yang melemah, sejumlah perusahaan China merelokasi investasinya ke beberapa negara Asia Tenggara, seperti Vietnam, Thailand, Malaysia.

Namun, tak sedikitpun Indonesia mendapatkan jatah relokasi tersebut.

Ekonom Senior Faisal Basri mengatakan, persoalan investasi di Indonesia bukanlah masalah insentif pajak yang kurang ataupun tarif pajak yang tinggi. Faisal memberi contoh secara tarif perpajakan Vietnam tidak lebih rendah daripada Indonesia.

Dia menilai perizinan yang berbelit menjadi kunci utama permasalahan investasi langsung di dalam negeri. Mekanisme perizinan dalam negeri yang berbelit, membuat investor asing berpikir ulang. Terutama perizinan pemerintah pusat dan daerah yang sering tidak sejalan.

“Tidak ada hubungan yang signifikan antara menurunkan tarif pajak dengan investasi. FDI kita sebetulnya masih bagus, tidak jelek FDI kita berada di urutan 16 terbesar di dunia kan itu tidak jelek, sementara Vietnam nomor 18,” kaat Faisal beberapa hari lalu.

Continue reading “Perizinan berbelit jadi kunci utama permasalahan investasi langsung”

Pemerintah masih terus menggodok beleid yang mengatur e-commerce

KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Hingga saat ini pemerintah masih terus menggodok aturan transaksi perdagangan melalui sistem elektronik (e-commerce). Pemerintah akan menyempurnakan beleid ini sebelum diterapkan.

Direktur Jenderal Bea dan Cukai Kementerian Keuangan (Kemkeu), Heru Pambudi, mengatakan, pemerintah masih perlu mendengarkan masukan dari berbagai pihak terkait aturan ini.

“Nanti kita undang semua unsur mulai dari pemain ritel, e-commerce mulai platform dalam negeri dan paltform luar negeri. Dari situ nanti akan lihat dan kita coba seperti apa level playing field-nya. Karena menurut saya ini harus perhatikan produksi nasional, tetapi tidak bisa dihindari bahwa beberapa konsumen juga memerlukan produk luar negeri,” tutur Heru, Rabu (17/7).

Menurut Heru, pihaknya juga akan meminta platform e-commerce untuk menyetorkan data transaksi kepada bea cukai. Menurutnya, itu bisa menjadi salah satu upaya menyeimbangkan iklim usaha di dalam negeri karena dengan begitu segala transaksi yang dilakukan tercatat dan transparan.

Continue reading “Pemerintah masih terus menggodok beleid yang mengatur e-commerce”

Ekonomi global melambat, Kadin minta pemerintah genjot pertumbuhan domestik

KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Bank Dunia kembali memangkas proyeksi pertumbuhan ekonomi global menjadi 2,6% tahun ini. Angka tersebut menurun dari proyeksi sebelumnya yang sebesar 2,9%.

Wakil Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Bidang Hubungan Internasional Shinta Widjaja Kamdani mengatakan, perlambatan ekonomi global ini sudah diantisipasi. Karena itu menurutnya yang harus dilakukan adalah memperbaiki iklim ekonomi dari dalam negeri.

“Walaupun situasi di luar sangat tidak menentu, tentu saja dengan adanya perang dagang dengan adanya apa yang terjadi sekarang di luar, kita tetap memfokuskan di dalam negeri kita,” ujar Shinta, Rabu (5/6). Continue reading “Ekonomi global melambat, Kadin minta pemerintah genjot pertumbuhan domestik”

Dongkrak pertumbuhan ekonomi, BI dorong perbankan gencar salurkan kredit

KONTAN.CO.ID – YOGYAKARTA. Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia (BI) bulan Maret 2019 memutuskan kebijakan baru untuk mendorong pertumbuhan ekonomi dalam negeri, terutama melalui permintaan domestik. Dalam hal ini, BI fokus pada sisi pembiayaan.

“Dibutuhkan pembiayaan di sisi domestik. Bagaimana kebijakan makroprudensial akomodatif? Kami gerakkan batas atas dan batas bawah rasio intermediasi makroprudensial (RIM),” jelas Direktur Departemen Kebijaka Makroprudensial BI Ita Rulina dalam acara pelatihan wartawan di Hotel JW Marriot Yogyakarta, Sabtu (23/3). Continue reading “Dongkrak pertumbuhan ekonomi, BI dorong perbankan gencar salurkan kredit”

Mengenal Aplikasi SISKEUDES (SISTEM KEUANGAN DESA)

Aplikasi Sistem Keuangan Desa (Siskeudes) dikembangkan bersama antara Badan
Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) dengan Kementerian Dalam Negeri
(Kemendagri). Aplikasi Siskeudes mulai diterapkan di Tahun 2015 dengan didukung oleh
Surat Menteri Dalam Negeri Nomor 143/8350/BPD tanggal 27 November 2015 hal Aplikasi
Pengelolaan Keuangan Desa dan Surat KPK Nomor B.7508/01-16/08/2016 tanggal 31
Agustus 2016 tentang Himbauan Terkait Pengelolaan Keuangan Desa/Dana Desa. Aplikasi
Siskeudes mengacu pada peraturan pengelolaan keuangan desa yang berlaku saat itu yaitu
Permendagri Nomor 113 Tahun 2014 tentang Pengelolaan Keuangan Desa. Rilis akhir dari
Aplikasi Siskeudes yaitu Rilis V1.0.R1.06. Aplikasi ini diberlakukan sampai dengan
penyusunan Laporan APBDes Tahun Anggaran 2018

Materi Lengkap Bisa Dibaca Disini

BI: Aliran modal asing terus masuk

KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Kepercayaan diri pasar modal dalam negeri terus membaik dan kuat. Bank Indonesia (BI) mencatat aliran modal asing masuk melalui SBN dan saham sebesar Rp 46,4 triliun.

Lebih rinci, aliran dana melalui SBN sebesar Rp 34,25 triliun month to date atau sebesar Rp 62,4 triliun year to date. Sedangkan portfolio asing melalui saham sebesar Rp 12,2 triliun.

“Portofolio asing ke SBN dari beberapa bulan lalu memang terus masuk,” ungkap Perry Warjiyo, Gubernur Bank Indonesia (BI), Jumat (30/11). Kabar ini menjadi berita baik bagi Tanah Air, karena pasar dalam negeri kembali menguat, seiring dengan penguatan rupiah.

Sumber: Klik Disini

Pemerintah Jamin Revisi DNI Lindungi Pengusaha Dalam Negeri

Bisnis.com, JAKARTA – Pemerintah mengungkapkan pengeluaran 54 bidang usaha dari daftar negatif investasi (DNI) termasuk yang dicadangkan untuk Usaha Mikro Kecil Menengah Koperasi (UMKM-K) merupakan upaya menyederhanakan perizinan dan tetap melindungi pengusaha dalam negeri.

Pemerintah tengah menyiapkan revisi Peraturan presiden (Perpres) No.44 Tahun 2016 tentang daftar bidang usaha yang tertutup dan bidang usaha yang terbuka dengan persyaratan di bidang penanaman modal. Revisi tersebut merupakan bagian dari paket kebijakan ekonomi jilid XVI.

Revisi Perpres yang memuat DNI tersebut menimbulkan polemik di kalangan pengusaha dalam negeri, karena pengusaha dalam negeri mengkhawatirkan kerentanan daya saing antara pengusaha asing dan dalam negeri.

Sekretaris Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Susiwijono Moegiarso menjelaskan walaupun investasi tersebut terbuka untuk asing, pemodal asing tetap terikat pada aturan-aturan teknis yang mengatur secara ketat keterlibatan asing pada sektor usaha.

“Perpres ini hanya mengatur shareholders saja, kepemilikan saham modalnya saja, aturan-aturan untuk asing itu beberapa undang-undang sudah mengatur itu. Pembatasan level playing field sama, hanya Rp10 miliar ke atas, masuk hanya bentuk PT, artinya kewajiban PT seperti harus punya kantor lokasi di Indonesia [itu harus dilaksanakan], jadi teknisnya sudah ada yang atur,” jelasnya, Kamis (22/11/2018). Continue reading “Pemerintah Jamin Revisi DNI Lindungi Pengusaha Dalam Negeri”

Ekonom: Stabilisasi rupiah dengan bergantung pada kebijakan moneter kurang efektif

KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Depresiasi rupiah terhadap dollar Amerika Serikat (AS) masih terus berlanjut. Berdasarkan Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (JISDOR), Jumat (5/10), kurs rupiah pun menyentuh Rp 15.182 per dollar AS.

Berbagai operasi moneter dan intervensi baik di pasar valuta asing (valas) maupun Surat Berharga Negara (SBN) pun sudah dilakukan untuk menguatkan nilai tukar rupiah.

Meski begitu Kepala Ekonom Bank Central Asia (BCA) David Sumual berpendapat, adanya kebijakan moneter ini pun harus didukung dan bersinergi dengan kebijakan fiskal pemerintah maupun dari sisi pedagangan dan investasi.

“Kalau hanya menggantungkan diri pada kebijakan moneter memang kurang efektif,” tutur David kepada Kontan.co.id, Minggu (7/10).

David menambahkan, pengurangan impor merupakan hal yang paling mudah dan cepat yang bisa dilakukan oleh pemerintah.

Dari sisi fiskal, pemerintah pun sudah melakukan kebijakan kenaikan tarif Pajak Penghasilan (PPh) impor terhadap 1.147 barang yang merupakan impor barang konsumsi dan diproduksi dalam negeri. Continue reading “Ekonom: Stabilisasi rupiah dengan bergantung pada kebijakan moneter kurang efektif”

Sri Mulyani minta perusahaan asing di Indonesia tidak menggaji pegawai dengan dollar

KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Kementerian Keuangan terus berupaya melakukan konversi Devisa Hasil Ekspor (DHE) kepada perusahaan–perusahaan asing di Indonesia.

“Konversi rupiah terus kita lakukan bersama BI, OJK, dan Menko Perekonomian agar para eksportir melakukan repatriasi dan sudah dilakukan sejauh ini, kita akan monitor secara terus menerus ,” kata Menteri Keuangan Sri Mulyani, di Jakarta, Kamis (20/9).

Ia juga meminta perusahaan asing yang berinvestasi di Indonesia dapat membayar para pekerjanya dengan rupiah. Hal ini dilakukan untuk mengurangi peningkatan permintaan dollar di Indonesia.

“Beberapa perusahaan kita sudah melakukan persuasi agar transaksi dalam negeri dalam bentuk dollar bisa dikonversi ke rupiah, sehingga tidak muncul permintaan dollar yang tidak perlu,” ujarnya.

Ia memberi contoh, perusahaan pertambangan biasanya memiliki kontraktor yang dibayar menggunakan dollar. “Padahal kontraktornya dari dalam negeri,” ungkapnya.

Ia berharap agar konversi devisa hasil ekspor bisa diupayakan dengan maksimal untuk meningkatkan cadangan devisa dan memperkuat kondisi ekonomi dalam negeri.

Sumber: Klik Disini