Konsumsi domestik masih jadi penopang pertumbuhan PDB Indonesia di tahun 2019 lalu

KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Pertumbuhan ekonomi Indonesia sepanjang tahun 2019 mencapai 5,02% Menilik sumber pertumbuhan PDB menurut pengeluaran, Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat konsumsi domestik masih menjadi pendorong utama perekonomian. 

Komponen konsumsi LNPRT tumbuh paling tinggi yaitu 10,62%  year-on-year (yoy). Namun  porsi komponen ini terhadap struktur PDB hanya 1,3%.

“Pertumbuhan konsumsi LNPRT ini paling tinggi karena adanya pelaksanaan pemilu pada tahun 2019 lalu,” terang Kepala BPS Suhariyanto dalam konferensi pers, Rabu (5/2). 

Sementara, komponen konsumsi rumah tangga tercatat tumbuh 5,04% yoy dengan porsi terbesar terhadap struktur PDB yaitu mencapai 56,62%. 

Continue reading “Konsumsi domestik masih jadi penopang pertumbuhan PDB Indonesia di tahun 2019 lalu”

PDB Indonesia tumbuh 5,02% sepanjang tahun 2019 lalu

KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Badan Pusat Statistik (BPS) mengumumkan pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal IV-2019 sebesar 4,97% year-on-year (yoy)

Dengan demikian, pertumbuhan ekonomi Indonesia secara keseluruhan pada tahun 2019 mencapai 5,02% year-on-year ( yoy).

Adapun, Produk Domestik Bruto (PDB) Indonesia atas dasar harga berlaku sepanjang tahun lalu tercatat sebesar Rp 4.018,8 triliun 

Capaian pertumbuhan ekonomi Indonesia sepanjang 2019 lebih rendah dibandingkan pertumbuhan ekonomi pada 2018 lalu yang mencapai 5,17%. 

Pemerintah, dalam hal ini Kementerian Koordinator bidang Perekonomian dan Kementerian Keuangan, sebelumnya memang telah memproyeksi pertumbuhan ekonomi Indonesia sepanjang 2019 akan lebih rendah dari tahun sebelumnya, yaitu sebesar 5,05%. 

Continue reading “PDB Indonesia tumbuh 5,02% sepanjang tahun 2019 lalu”

Era Ekonomi Digital Meningkat Pesat, Siapkah Indonesia Menghadapinya?

KONTAN.CO.ID – Ketika tiba saatnya un­tuk memilih program studi di sekolah, sis­wa SMK Negeri Cibinong, Iqbal, mengambil keputusan dengan hati-hati. Dia tidak yakin apakah kurikulum saat ini akan membuatnya mendapat pekerjaan yang tetap.

“Jenis pekerjaan yang teman-teman saya seka­rang kerjakan tidak sesuai dengan bidang studi yang telah mereka ambil,” ung­kapnya.

Iqbal hidup pada masa di­namis di Indonesia, ketika negara ini menuju masa ke­emasan di era digital yang membutuhkan pekerja de­ngan keterampilan digital, seperti keamanan siber. Na­mun Indonesia juga meng­hadapi kekurangan tenaga kerja terampil yang dapat menghambat pertumbuhan industri teknologi. Hal ini berpotensi membuat Indo­nesia kehilangan pemasuk­an sekitar USD 21,8 miliar dengan kurs saat ini.

Sebagai jawaban, pe­ngembangan sumber daya manusia yang terampil se­cara digital akan menjadi bagian yang terintegrasi dari target Presiden Joko Widodo untuk lima tahun ke depan, dengan tujuan tenaga kerja pada generasi baru ini sudah dilengkapi keterampilannya untuk ber­partisipasi secara inklusif dan setara dalam bidang ekonomi digital.

Continue reading “Era Ekonomi Digital Meningkat Pesat, Siapkah Indonesia Menghadapinya?”

Facebook luncurkan uang kripto Libra, BI: Hanya rupiah yang sah di Indonesia

KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Perusahaan situs jejaring media sosial raksasa Facebook Inc. resmi menjajal dunia uang kripto alias cryptocurrency dengan memperkenalkan Libra. Terkait hal ini Bank Indonesia menegaskan hanya mata uang rupiah yang sah.

Mata uang kripto tersebut ditargetkan efektif digunakan di berbagai layanan selain Facebook, yaitu WhatsApp, Instagram, dan Messenger pada semester pertama tahun 2020 mendatang.

Belum diketahui di negara mana saja Libra akan diimplementasikan, namun mata uang virtual ini disokong oleh berbagai perusahaan besar seperti diantaranya Visa dan Uber yang tergabung dalam Libra Association.

Continue reading “Facebook luncurkan uang kripto Libra, BI: Hanya rupiah yang sah di Indonesia”

BI sebut pergerakan rupiah masih dipengaruhi dinamika global

KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Rupiah kembali menguat setelah beberapa hari lalu menembus level sekitar 14.500an. Mengutip data Bloomberg, pada penutupan hari ini rupiah menguat di level Rp 14.380.

Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia (BI) Mirza Adityaswara mengatakan, perbaikan melalui imbal hasil Surat Berharga Negara (SBN) turun dari 8,06% pada 24 Mei 2019 menjadi 7,9% per hari ini. Data tersebut sesuai dengan investing.com. Kondisi ini menunjukkan Indonesia lebih stabil.

“Kembali lagi faktor utama yang mempengaruhi Indonesia dan pasar keuangan Indonesia masih terkait eksternal sebenarnya,” jelas Mirza di Gedung BI, Senin (27/5). Continue reading “BI sebut pergerakan rupiah masih dipengaruhi dinamika global”

IMF menggunting proyeksi pertumbuhan ekonomi Indonesia tahun ini dan tahun depan

KONTAN.CO.ID – NUSA DUA. Dana Moneter Internasional atawa International Monetary Fund (IMF) menurunkan proyeksi atas pertumbuhan ekonomi Indonesia menjadi 5,1% pada tahun ini. Dalam laporan IMF sebelumnya pada April, IMF memproyeksi ekonomi Indonesia tumbuh sebesar 5,3% tahun ini.

Dalam laporannya yang dirilis hari ini, Selasa (9/10), IMF menyatakan bahwa pertumbuhan ekonomi sebesar 5,1% untuk Indonesia ini juga diperkirakan terjadi di 2019. Pada April lalu, IMF memperkirakan pertumbuhan ekonomi Indonesia tahun depan di level 5,5%.

Adapun, pertumbuhan ekonomi secara agregat untuk negara-negara ASEAN 5 yakni Indonesia, Malaysia, Filipina, Thailand, dan Vietnam, diperkirakan sebesar 5,3% di 2018 dan turun pada 2019 menjadi 5,2%.

“Meskipun kami menurunkan proyeksi karena tight monetary policy di dunia, harga minyak dunia,dan kepastian dagang yang belum jelas, tapi kami lihat pertumbuhan Indonesia masih fairly strong,” kata Chief Economist IMF Maurice Obstfeld di Bali, Selasa (9/10).

Adapun, Obstfeld mengatakan bahwa meski diproyeksi turun, pemerintah Indonesia masih punya kesempatan untuk membawa level pertumbuhan ekonomi Indonesia untuk lebih konsisten.

“Karena Indonesia memiliki pertumbuhan penduduk. Indonesia akan dapat tax revenue yang banyak, juga dengan investasi di pendidikan, di infrastruktur, dan social safety net, ini akan menguntungkan banyak orang,” ucapnya. Continue reading “IMF menggunting proyeksi pertumbuhan ekonomi Indonesia tahun ini dan tahun depan”

JP Morgan naikkan rekomendasi obligasi Indonesia dari netral menjadi overweight

KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Di tengah tekanan global yang tinggi, JP Morgan Chase Bank & Co, kembali menaikkan rekomendasi kepada investor terkait peringkat surat utang atau obligasi Indonesia. Indonesia naik level dari netral ke overweight. Sebelumnya, pada Januari 2017, JP Morgan menaikkan rekomendasi Indonesia dari underweight ke netral.

Dalam laporannya yang dikutip KONTAN, Kamis (19/7), rekomendasi JP Morgan ini memberi sinyal bahwa fundamental makro ekonomi Indonesia kuat. JP Morgan menyatakan, selain itu Indonesia memiliki tingkat pertumbuhan potensial yang tinggi.

“Indonesia juga memiliki rasio utang terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) yang rendah dengan reformasi ekonomi,” tulis laporan tersebut.

JP Morgan mencatat, Indeks Morgan Stanley Capital International (MSCI) Indonesia telah jatuh 18%, sementara indeks Asia ex-Jepang juga dinyatakan berkinerja kurang baik, diperkirakan turun 14% year to date (ytd). Continue reading “JP Morgan naikkan rekomendasi obligasi Indonesia dari netral menjadi overweight”