Siap-siap, UMKM bakal dapat kucuran dana Rp 400 miliar pada 20 April 2021

KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Pemerintah masih akan menebar stimulus untuk mempercepat pemulihan ekonomi. Di bulan ini, pemerintah akan memberikan insentif kepada pelaku usaha mikro kecil menengah (UMKM) senilai Rp 400 miliar.

“Karena permintaan untuk barang UMKM terus naik. Kami akan memberi stimulus ini pada tanggal 20 bulan April ini,” kata Menteri Kordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan dalam acara pembukaan UKM Jawa Barat, Sabtu (3/4). via video conference.

Tak hanya untuk pengusaha UMKM, pemerintah masih akan memberi kucuran dana kepada sektor pariwisata di pertengahan tahun ini, yaitu sebesar Rp 2 triliun dan akan diserahkan pada periode Juni 2021 hingga Juli 2021.

Continue reading “Siap-siap, UMKM bakal dapat kucuran dana Rp 400 miliar pada 20 April 2021”

Ekonom: Rupiah akan terus alami tekanan khususnya semester I-2019

KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Ekonom Core Piter Abdullah melihat rupiah masih akan dalam tekanan pelemahan khususnya di semester I-2019.

“Sumber tekanan masih akan tetap sama yaitu kenaikan suku bunga the fed dan ketidakpastian yg antaralain dipicu oleh perang dagang AS dan Tiongkok,” jelas Piter saat dihubungi Kontan.co.id, Rabu (2/1).

Menurut Piter, tekanan dari kenaikan suku bunga The Fed memang tidak akan sekencang 2018, namun tetap cukup kuat untuk membuat rupiah melemah. Apalagi kondisi domestik masih akan diwarnai oleh defisit transaksi berjalan. “Defisit transaksi berjalan merupakan indikasi struktur ekonomi kita yg rentan. Ada sedikit saja gejolak global ekonomi dan rupiah kita dengan cepat terdampak,” jelas dia. Continue reading “Ekonom: Rupiah akan terus alami tekanan khususnya semester I-2019”

Tahun 2019, rupiah masih belum bebas dari tekanan

KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Nilai tukar rupiah sepanjang tahun ini bergerak sangat fluktuatif akibat perpaduan sentimen negatif eksternal maupun domestik.

Kendati tak setinggi tahun ini, volatilitas rupiah diproyeksi masih akan terjadi tahun depan, terutama jika pemerintah gagal mengendalikan defisit transaksi berjalan (CAD).

“Perbaikan neraca transaksi berjalan belum bisa banyak diharapkan tahun depan karena pedagangan barang masih akan defisit,” ujar Ekonom Center of Reform on Economics (Core) Indonesia Muhammad Faisal kepada Kontan.co.id, Rabu (26/12) Continue reading “Tahun 2019, rupiah masih belum bebas dari tekanan”

Menkeu: Pertumbuhan Ekonomi Kuartal III Tertekan Difisit Transaksi Berjalan

Bisnis.com, JAKARTA – Pemerintah mengakui pertumbuhan ekonomi kuartal III/2018 masih akan tertekan oleh suku bunga dan defisit transaksi berjalan atau current account deficit (CAD).

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menuturkan meskipun perekonomian tengah dirundung berbagai tekanan dia berharap masih adanya momentum pertumbuhan.

“Kami masih mengharapkan momentumnya cukup ada, tetapi kami tahu dengan suku bunga yang meningkat maupun CAD, mungkin kita akan melihat tekanan itu terefleksikan,” jelasnya seusai menjadi pembicara di Universitas Kristen Atma Jaya, Jakarta, Jumat (26/10/2018).

Bank Indonesia (BI) sampai dengan Oktober 2018 sudah menaikan suku bunga acuan BI 7-Days Reverse Repo Rate (7DRRR) menjadi 5,75 persen. Jika diakumulasi sejak awal tahun, BI telah menaikkan suku bunga sebanyak 5 kali sebesar 150 bps hingga bulan Oktober ini.

Sementara itu, berdasarkan data BI, CAD kuartal I/2018 sebesar 2,2% dari PDB. Sementara itu, Kuartal II/2018 defisit sebesar 3% dari PDB, sehingga secara kumulatif semester I/2018 sebesar 2,6% dari PDB. Continue reading “Menkeu: Pertumbuhan Ekonomi Kuartal III Tertekan Difisit Transaksi Berjalan”

Ekonom Core: Neraca dagang akhir tahun masih akan defisit

KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Direktur Riset Center of Reform on Economics (Core) Indonesia, Pieter Abdullah Redjalam memperkirakan sampai akhir tahun 2018 current account deficit (CAD) masih akan di atas 3% dari Produk Domestik Bruto (PDB).

“Kalau melihat kondisi neraca perdagangan bulan September 2018 yang hanya bisa surplus sangat tipis sebesar US$ 0,23 miliar. Bisa dihitung bahwa neraca perdagangan kita pada kuartal tiga akan tetap defisit yang cukup besar, yang akan berada di kisaran 3%. Jadi, untuk akhir tahun saya memperkirakan masih akan sama, dimana kita masih akan mengalami neraca perdagangan yang defisit,” ujar Pieter, Jum’at (26/10)

Sementara itu, diketahui pada kuartal ke dua, neraca perdagangan Indonesia mengalami defisit hingga US$ 8 miliar atau setara dengan 3% dari PDB, atau sekitar 2,6% terhadap PDB selama semester satu.

Dengan terjadinya pelebaran CAD pada akhir tahun ditambah kenaikan suku bunga Federal Reserve System (The Fed) pada bulan Desember nanti, tentu akan memicu sentimen negatif terhadap rupiah serta berpotensi akan semakin melemah pada akhir tahun 2018. Continue reading “Ekonom Core: Neraca dagang akhir tahun masih akan defisit”

Pertemuan tahunan IMF-Bank Dunia belum mampu bangkitkan rupiah

KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Nilai tukar rupiah kembali melemah pada Senin (8/10). Pada penutupan perdagangan di pasar spot sore hari ini, rupiah berada di level Rp 15.218 per dollar Amerika Serikat (AS).

Direktur Riset Center of Reform on Economics (CORE) Indonesia Piter Abdullah Redjalam mengatakan, antusiasme pertemuan tahunan IMF-World Bank di Bali yang telah dimulai sejak awal pekan ini, belum memberikan berita baik bagi pasar.

“Ternyata tidak cukup menjadi good news yang bisa membangkitkan sentimen positif pasar,” kata Piter kepada Kontan.co.id, Senin sore.

Ia berharap, selama sepekan ke depan akan ada kabar baik yang bisa membangkitkan optimisme pasar. Sementara itu, Piter memperkirakan tanpa kabar baik itu nilai tukar rupiah masih akan tertekan.

Ia memperkirakan, tekanan terhadap rupiah masih akan panjang. Makanya, BI juga harus benar-benar berhitung dalam menggunakan cadangan devisa untuk stabilisasi kurs. “Jangan sampai BI salah hitung dan kehabisan nafas sendiri,” tambahnya.

Sumber: Klik Disini

Tekanan rupiah masih terjadi hingga akhir tahun, Ekonom: Penurunan cadev masih wajar

KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Cadangan devisa September US$ 114,8 miliar, turun 2,6% dari bulan sebelumnya. Meski begitu, ekonom Center of Reform on Economics (Core) Piter Abdullah menjelaskan tren penurunan ini akan terus berlangsung selama tekanan terhadap rupiah masih besar.

“Tekanan rupiah tidak akan berhenti. Berlangsung sampai Desember dan tahun depan,” jelas Piter kepada Kontan.co.id, Jumat (5/10).

Menurutnya, penurunan cadangan devisa merupakan sesuatu yang wajar mengikuti dinamika ekonomi. Sehingga, kata Piter penipisan cadangan devisa tak perlu dikhawatirkan. Apalagi Indonesia pernah memiliki cadangan devisa di bawah US$ 100 miliar.

Penurunan cadangan devisa masih akan terus berlanjut mengiringi tekanan terhadap rupiah yang masih akan berlanjut sampai tahun 2019.

Sekadar informasi, pada kuartal II 2013 cadangan devisa sempat berada di level US$ 98,095. Sedangkan pada Januari 2011 US$ 95,33 miliar.

Sumber: Klik Disini

Tekanan eksternal masih ada setidaknya hingga tahun 2020

KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Tekanan yang bersumber dari global tengah melanda Indonesia. Hal ini membuat nilai tukar rupiah melemah hingga 9,5% secara year to date.

Direktur Eksekutif Departemen Internasional Bank Indonesia Doddy Zulverdi mengatakan, kemungkinan tekanan dari kenaikan suku bunga acuan Amerika Serikat (AS) masih akan ada. Sebab, The Fed berencana menaikkan bunganya hingga 2020 mendatang.

Namun, “Kalau kita lihat kan kenaikannya sudah semakin lambat. Artinya, walau masih akan naik, lajunya berkurang,” kata Doddy di Gedung DPR, Rabu (19/9).

Tak hanya itu tekanan juga masih akan ada, yaitu yang berasal dari rencana pengurangan neraca The Fed. Walaupun, normalisasi itu dilakukan secara bertahap dan terukur.

“Artinya dengan normalisasi terukur dan kenaikan suku bunga tak seperti sebelumnya, kita berharap sampai dengan 2020 tekanan sudah mulai berkurang,” tambah dia.

Dengan demikian, Doddy berharap gejolak di pasar keuangan dalam negeri nantinya tidak seperti di awal tahun ini. Makanya, “Kita harus perbaiki dengan transaksi berjalan karena risiko tetap ada selama kita masih dalam posisi net demand dollar, makanya harus kita kurangi,” ujar Doddy.

Sumber: Klik Disini

IHSG hari ini akan disetir berita pemilu

KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Indeks Harian Saham Gabungan (IHSG) terpangkas 0,49% ke level 6.065,26 di akhir perdagangan Kamis (9/8). Investor asing juga masih net sell Rp 64,57 miliar.

Analis Danareksa Sekuritas Rendhy Bramantha Wisudana menilai, perhatian pelaku pasar masih tertuju pada deklarasi calon presiden (capres) dan wakil presiden (cawapres) untuk pemilu mendatang. “Data cadangan devisa yang turun juga direspons negatif oleh pasar,” ujar Rendhy, Kamis (9/8).

Sementara itu dari sentimen global, pasar masih mencemaskan ketegangan Amerika Serikat dan Iran yang membuat harga minyak fluktuatif. Dus, pelaku pasar menahan dana.

Valdy Kurniawan, analis Phintraco Sekuritas, juga sepakat, pelemahan IHSG kemarin merupakan antisipasi pasar atas pengumuman capres dan cawapres untuk Pemilu 2019. Karena itulah, Valdy memperkirakan IHSG hari ini masih akan bergerak fluktuatif di rentang support 6.000 dam resistance 6.100. Continue reading “IHSG hari ini akan disetir berita pemilu”