Neraca pembayaran Indonesia dan neraca transaksi berjalan kuartal III-2021 surplus

KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Kinerja Neraca Pembayaran Indonesia (NPI) kuartal III-2021 berbalik surplus.

Bank Indonesia (BI) mencatat, surplus NPI pada kuartal III-2021 sebesar US$ 10,7 miliar, setelah mengalami defisit sebesar US$ 0,4 miliar pada kuartal II-2021. 

“Kinerja NPI tersebut ditopang oleh transaksi berjalan yang mencatat surplus, berbalik dari kuartal sebelumnya yang defisit, serta surplus transaksi modal dan finansial yang makin meningkat,” ujar Direktur Eksekutif, Kepala Departemen Komunikasi BI Erwin Haryono dalam keterangannya, Jumat (19/11). 

Continue reading “Neraca pembayaran Indonesia dan neraca transaksi berjalan kuartal III-2021 surplus”

Wamenkeu: Utang adalah komponen penting dalam perekonomian

KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Pemerintah meminta masyarakat agar tidak memandang utang dengan sebelah mata. Menurut Wakil Menteri Keuangan Suahasil Nazara, utang merupakan komponen penting dalam perekonomian Indonesia.

“Jangan stigmatisasi utang. Utang merupakan alat, yang bahkan sama dengan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN),” ujar Suahasil, Senin (9/12).

Suahasil bilang, utang merupakan alat untuk mempertahankan dan meningkatkan pertumbuhan ekonomi, dan bahkan sebagai alat negara untuk bisa hadir.

Selain itu, dari utang juga Indonesia bisa memerangi kemiskinan dan mendorong adanya penurunan angka kemiskinan di Indonesia.

Continue reading “Wamenkeu: Utang adalah komponen penting dalam perekonomian”

Neraca perdagangan September kembali defisit US$ 160 juta

KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Badan Pusat Statistik (BPS) mengumumkan neraca perdagangan Indonesia kembali defisit pada September sebesar US$ 160,5 juta. Hal ini disebabkan oleh defisit sektor migas yang sebesar US$ 761,8 juta meski sektor nonmigas mengalami surplus US$ 601,3 juta.

Adapun nilai ekspor Indonesia pada September 2019 juga mengalami penurunan sebesar 1,29% (mom) menjadi US$ 14,10 miliar.

Secara year on year pun, nilai ekspor Indonesia menurun sebesar 5,74%. dipicu penurunan dua komoditas utama yakni batubara dan minyak kelapa sawit.

Sementara nilai impor pada September 2019 naik tipis bila dibandingkan dengan bulan sebelumnya.

Kenaikannya adalah sebesar 0,63% (mom) sehingga impor pada bulan September 2019 sebesar US$ 14,26 miliar. Namun, secara year on year, nilai impor turun sebesar 2,41%.

Continue reading “Neraca perdagangan September kembali defisit US$ 160 juta”

Neraca dagang Juni surplus, Menkeu terus dorong ekspor lewat kebijakan perpajakan

KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat neraca perdagangan Indonesia Juni 2019 surplus sebesar US$ 200 juta. Nilai ekspor Juni tercatat sebesar US$ 11,78 miliar. Angka tersebut turun 20,6% dari bulan sebelumnya (mom), juga turun 8,96% secara tahunan (yoy).

Begitu juga dengan impor yang tercatat sebesar US$ 11,58 miliar. Angka tersebut turun 20,70% mom, namun naik 2,80% secara yoy. 

Namun, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati memilih untuk mengevaluasi kinerja neraca perdagangan secara menyeluruh. Pasalnya, dinamika neraca dagang sejauh ini sangat dipengaruhi oleh faktor musiman setiap bulannya. 

“Kita lihat nanti keseluruhan tahun saja ya. Setiap tahun kan kita lihat (neraca dagang) ada yang sifatnya terpengaruh dari musiman, ada juga yang sifatnya adalah tren,” ujar Sri Mulyani, Senin (15/7). 

Menurutnya, yang terpenting adalah fokus untuk menggenjot ekspor sesuai dengan arahan Presiden Joko Widodo. Sebab di periode kedua kepemimpinan Jokowi, para menteri diminta bersungguh-sungguh menangani masalah neraca perdagangan. 

Continue reading “Neraca dagang Juni surplus, Menkeu terus dorong ekspor lewat kebijakan perpajakan”

Penurunan cadangan devisa bulan Mei wajar karena tekanan ekternal dan domestik

KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Cadangan devisa Indonesia mengalami koreksi sepanjang Mei 2019. Bank Indonesia (BI), Kamis (13/6), melaporkan cadangan devisa sebesar US$ 120,3 miliar, turun dibandingkan posisi April 2019 yang sebesar US$ 124,3 miliar.

BI menjelaskan, penurunan cadev Mei terutama dipengaruhi oleh kebutuhan pembayaran utang luar negeri (ULN) pemerintah dan berkurangnya penempatan valas perbankan di Bank Indonesia sebagai antisipasi kebutuhan likuiditas valas.

“Ini terkait siklus pembayaran dividen beberapa perusahaan asing dan menjelang libur panjang Lebaran,” ujar Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi BI dalam keterangannya.

Kepala Ekonom PT Bahana Sekuritas Satria Sambijantoro menilai, posisi cadev Indonesia sudah mencapai titik terendah (bottom). Hal ini lantaran tekanan eksternal maupun domestik terbilang besar sehingga menyebabkan permintaan valuta asing (valas) terutama dollar AS cukup besar pada Mei lalu. Continue reading “Penurunan cadangan devisa bulan Mei wajar karena tekanan ekternal dan domestik”

Cadangan devisa April 2019 sebesar US$ 124,3 miliar, turun tipis dari bulan lalu

KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Bank Indonesia (BI) mencatat cadangan devisa April 2019 sebesar US$ 124,3 miliar, turun tipis dibanding Maret 2019 yang sebesar US$ 124,5 miliar.

Posisi cadangan devisa ini setara dengan pembiayaan tujuh bulan impor atau 6,8 bulan impor dan pembayaran utang luar negeri pemerintah.

“Bank Indonesia menilai cadangan devisa tersebut mampu mendukung ketahanan sektor eksternal serta menjaga stabilitas makroekonomi dan sistem keuangan,” jelas Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi BI Onny Widjanarko dalam keterangan resminya Rabu (8/5).

Menurutnya, ke depan BI memandang cadangan devisa tetap memadai didukung keyakinan terhadap stabilitas dan prospek perekonomian domestik yang tetap baik.

Sebelumnya, sejumlah ekonom memproyeksi cadev Indonesia akan lanjut meningkat per akhir April ke US$ 125 miliar-US$ 125,5 miliar. Continue reading “Cadangan devisa April 2019 sebesar US$ 124,3 miliar, turun tipis dari bulan lalu”

Cadangan devisa April 2019 sebesar US$ 124,3 miliar

KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Bank Indonesia (BI) mencatat cadangan devisa April 2019 sebesar US$ 124,3 miliar, turun tipis dibanding Maret 2019 yang sebesar US$ 124,5 miliar.

Posisi cadangan devisa ini setara dengan pembiayaan tujuh bulan impor atau 6,8 bulan impor dan pembayaran utang luar negeri pemerintah.

“Bank Indonesia menilai cadangan devisa tersebut mampu mendukung ketahanan sektor eksternal serta menjaga stabilitas makroekonomi dan sistem keuangan,” jelas Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi BI Onny Widjanarko dalam keterangan resminya Rabu (8/5).

Menurutnya, ke depan BI memandang cadangan devisa tetap memadai didukung keyakinan terhadap stabilitas dan prospek perekonomian domestik yang tetap baik.

Sumber: Klik Disini

Surplus bulan Februari belum dapat memperbaiki neraca perdagangan di awal tahun

KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Neraca perdagangan Februari 2019 kembali surplus, setelah pada bulan sebelumnya neraca perdagangan mengalami defisit sebesar US$ 1,1 miliar. Pada Februari 2019, nilai ekspor lebih besar dari nilai impor sehingga menghasilkan surplus sebesar US$ 329,5 juta.

“Surplus ini disebabkan menurunnya permintaan impor bulanan yang lebih tinggi daripada penurunan ekspor,” kata Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita dalam siaran persnya, Rabu (20/3).

Lebih rinci, Mendag menjelaskan bahwa surplus perdagangan Februari 2019 disumbang surplus perdagangan non migas sebesar US$ 793,6 miliar dan defisit neraca perdagangan migas sebesar US$ 464,1 miliar. Continue reading “Surplus bulan Februari belum dapat memperbaiki neraca perdagangan di awal tahun”

Neraca perdagangan 2018 catat defisit US$ 8,57 miliar, terbesar sepanjang sejarah

KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat neraca perdagangan Desember 2018 defisit US$ 1,1 miliar. Dengan demikian, defisit neraca perdagangan sepanjang 2018 tercatat sebesar US$ 8,57 miliar.

Defisit tahun 2018 terbesar sejak tahun 2013, bahkan sejak tahun 1975.

“Defisit ini terbesar sejak 1975, tahun itu kita defisit US$ 391 juta,” jelas Kepala BPS Suhariyanto dalam keterangan pers di kantornya, Senin (15/1)

Tercatat pada tahun 2013 neraca dagang defisit US$ 4,08 miliar, kemudian tahun 2014 defisit US$ 2,20 miliar. Sedangkan tahun 2016 hingga 2017 neraca dagang surplus masing-masing sebesar US$ 7,67 miliar, US$ 9,48 miliar dan US$ 11,84 miliar. Continue reading “Neraca perdagangan 2018 catat defisit US$ 8,57 miliar, terbesar sepanjang sejarah”

Pengamat prediksi neraca dagang di Desember defisit karena impor tinggi

KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Pengamat memprediksi neraca perdagangan Desember 2018 masih mengalami defisit karena masih adanya tekanan impor yang tinggi.

Menurut Ekonom Piter Abdullah potensi defisit neraca perdagangan berada dikisaran US$ 0,2 miliar – US$ 0,7 miliar. “defisitnya neraca perdagangan saya kira terutama disebabkan adanya Natal dan Tahun Baru yang secara musiman mendorong impor barang konsumsi.” ujarnya, Senin (14/1).

Piter menambahkan, sampai dengan bulan Desember 2018, secara tahunan neraca perdagangan akan defisit sebesar US$ 7,7 miliar sampai US$ 8,0 miliar. “Ini akan menjadi pencapaian terburuk neraca perdagangan sekaligus memperlebar defisit transaksi berjalan.” imbuhnya. Continue reading “Pengamat prediksi neraca dagang di Desember defisit karena impor tinggi”