Neraca pembayaran Indonesia dan neraca transaksi berjalan kuartal III-2021 surplus

KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Kinerja Neraca Pembayaran Indonesia (NPI) kuartal III-2021 berbalik surplus.

Bank Indonesia (BI) mencatat, surplus NPI pada kuartal III-2021 sebesar US$ 10,7 miliar, setelah mengalami defisit sebesar US$ 0,4 miliar pada kuartal II-2021. 

“Kinerja NPI tersebut ditopang oleh transaksi berjalan yang mencatat surplus, berbalik dari kuartal sebelumnya yang defisit, serta surplus transaksi modal dan finansial yang makin meningkat,” ujar Direktur Eksekutif, Kepala Departemen Komunikasi BI Erwin Haryono dalam keterangannya, Jumat (19/11). 

Continue reading “Neraca pembayaran Indonesia dan neraca transaksi berjalan kuartal III-2021 surplus”

Neraca Pembayaran Indonesia kuartal kedua berbalik defisit US$ 400 juta, CAD melebar

KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Neraca Pembayaran Indonesia (NPI) pada kuartal kedua 2021 mengalami defisit US$ 400 juta, setelah pada kuartal sebelumnya mencetak surplus US$ 4,1 miliar. 

“Defisit NPI kuartal kedua 2021 tergolong rendah, didorong oleh defisit transaksi berjalan yang tetap rendah dan surplus transaksi modal dan finansial yang berlanjut,” ujar Direktur Eksekutif, Kepala Departemen Komunikasi Bank Indonesia (BI) Erwin Haryono dalam keterangan, Jumat (20/8). 

Erwin memerinci, defisit transaksi berjalan atau current account deficit (CAD) pada kuartal kedua 2021 tercatat US$ 2,2 miliar atau setara 0,8% dari produk domestik bruto (PDB).

Continue reading “Neraca Pembayaran Indonesia kuartal kedua berbalik defisit US$ 400 juta, CAD melebar”

Cadev berpotensi meningkat hingga US$ 140 miliar di 2020, berikut penjelasannya

KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Bank Indonesia (BI) mencatat cadangan devisa (Cadev) pada awal tahun ini sebesar US$ 131,7 miliar atau meningkat dari bulan Desember 2019 yang sebesar US$ 129,2 miliar.

Menurut Ekonom Bank Permata Josua Pardede, cadev berpotensi akan kembali meningkat hingga akhir tahun. Bahkan, ia memprediksi posisi cadev di akhir tahun ini bisa berada di kisaran US$ 136 miliar – US$ 140 miliar.

“Mempertimbangkan potensi surplus neraca pembayaran Indonesia di tahun ini yang disebabkan oleh surplus neraca transaksi modal dan finansial,” jelas Josua kepada Kontan.co.id, Jumat (7/2).

Continue reading “Cadev berpotensi meningkat hingga US$ 140 miliar di 2020, berikut penjelasannya”

Defisit neraca transaksi berjalan (CAD) kuartal III membaik yakni 2,7% dari PDB

KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Bank Indonesia (BI) mencatat defisit neraca transaksi berjalan atau current account defisit (CAD) berjalan pada kuartal III 2019 membaik. BI mencatat CAD sebesar US$ 7,7 miliar atau 2,7% dari  produk domestik bruto (PDB).

Ini lebih rendah dibandingkan dengan defisit pada triwulan sebelumnya yang mencapai  US$ 8,2 miliar  atau 2,9% dari PDB.

Menurut rilis dari BI, perbaikan kinerja neraca transaksi berjalan terutama ditopang oleh meningkatnya surplus neraca perdagangan barang, seiring dengan menurunnya defisit neraca perdagangan migas dan surplus neraca perdagangan nonmigas yang terbilang stabil.

Perbaikan defisit neraca perdagangan migas dipengaruhi oleh impor migas yang menurun sejalan dengan dampak positif kebijakan pengendalian impor, seperti contohnya program B20.

Continue reading “Defisit neraca transaksi berjalan (CAD) kuartal III membaik yakni 2,7% dari PDB”

Hati-hati, transaksi modal dan finansial rentan hadapi risiko gejolak global

KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Investasi portofolio pada kuartal I-2019 mencatatkan surplus US$ 5,2 miliar. Angka tersebut berbalik arah dari kondisi kuartal I-2018 yang defisit US$ 1,11 miliar. Karenanya, surplus transaksi modal dan finansial masih bersandar pada investasi portofolio.

Ekonom Bank Central Asia (BCA) David Sumual mencatat dana yang masuk hingga Maret 2019 sekitar Rp 80 triliun. Dana tersebut masuk melalui Surat Berharga Negara (SBN) dengan porsi mencapai 85%. Dengan kondisi tersebut David melihat masih ada risiko yang dihadapi.

“Sejak akhir April terjadi gejolak karena pernyataan Trump di Twitter,” ujar David saat dihubungi Kontan.co.id, Minggu (12/5). Continue reading “Hati-hati, transaksi modal dan finansial rentan hadapi risiko gejolak global”

BI: Jaga stabilitas moneter dan perbaiki iklim investasi untuk dorong FDI

KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Bank Indonesia (BI) baru saja merilis data neraca pembayaran Indonesia sepanjang 2018. Kendati masih defisit, BI mengklaim kinerja transaksi modal dan finansial cukup baik di triwulan IV-2018.

BI juga mengakui surplus terbesar berasal dari aliran modal asing yang masuk melalui investasi portofolio. Namun, investasi portofolio merupakan investasi jangka pendek sehingga bisa terjadi outflow alias arus keluar kapan saja.

Berbeda dengan foreign direct investment (FDI) atau investasi langsung dan investasi lainnya yang merupakan investasi jangka panjang. Maka, BI dan pemerintah harus lebih mendorong FDI. “Terkait FDI, BI akan bersinergi dengan pemerintah,” jelas Deputi Gubernur Bank Indonesia Dody Budi Waluyo saat dihubungi Kontan.co.id, Sabtu (9/2). Continue reading “BI: Jaga stabilitas moneter dan perbaiki iklim investasi untuk dorong FDI”

BI catat NPI kuartal II-2018 defisit US$ 4,3 miliar

KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Bank Indonesia (BI) mencatat, neraca pembayaran Indonesia (NPI) kuartal II-2018 defisit sebesar US$ 4,3 miliar.

Direktur Eksekutif Departemen Statistik BI Yati Kurniati mengatakan, dari NPI yang defisit itu, posisi cadangan devisa per Juni 2018 tergerus menjadi US$ 119,8 miliar dollar AS. Angka itu turun dari posisi Maret 2018 yang sebesar US$ 126 miliar.

“Ini terlihat bahwa ada demand valuta asing (valas) yang meningkat dan seluruh transaksi kebutuhan-kebutuhan permintaan valas ini dipenuhi oleh pasar. BI juga masuk ke pasar sehingga cadangan devisa turun,” kata Yati di Gedung BI, Jumat (10/8).

Jumlah cadangan devisa tersebut setara dengan pembiayaan 6,9 bulan impor dan utang luar negeri pemerintah serta berada di atas standar kecukupan internasional sebesar 3 bulan impor. Ia menjelaskan bahwa defisit NPI ini meningkat karena peningkatan defisit transaksi berjalan atau current account deficit (CAD) yang tercatat sebesar US$ 8 miliar atau 3,0% dari produk domestik bruto (PDB), lebih tinggi dibandingkan dengan kuartal sebelumnya sebesar US$ 5,7 miliar atau 2,2% dari PDB.

Meski transaksi modal dan finansial kuartal II-2018 mencatatkan surplus, tetapi itu belum cukup untuk membiayai CAD, sehingga pada kuartal II-2018 NPI mengalami defisit sebesar US$ 4,3 miliar. Continue reading “BI catat NPI kuartal II-2018 defisit US$ 4,3 miliar”